Pandemi Ubah Pandangan Masyarakat Pada Asuransi Pensiun

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Prudential Indonesia bersama Standard Chartered Bank Indonesia (Standard Chartered) secara resmi meluncurkan produk asuransi jiwa PRULife Harvest Plan, Rabu (03/02/2021). Produk tersebut diklaim jadi salah satu pilihan produk finansial yang tidak hanya memberikan perlindungan jiwa, namun juga memudahkan nasabah dalam mengelola keuangan mereka, sekaligus memberikan ketahanan finansial di masa pensiun.

Jens Reisch, President Director of Prudential Indonesia mengatakan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya memiliki jaminan untuk masa setelah pensiun tergolong masih sangat rendah. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah peserta dua program dana pensiun di Indonesia, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DLPK) dan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK), hanya mencapai 4,63 juta orang hingga akhir 2018.

“Jika dibandingkan dengan total jumlah tenaga kerja, baik di sektor formal maupun informal, yang mencapai 129,36 juta orang per Februari 2019 menurut Badan Pusat Statistik (BPS), berarti hanya 3,6 persen masyarakat Indonesia yang telah mulai mempersiapkan masa pensiun mereka,” ungkapnya.

Melihat fakta tersebut, Prudential menurut Jens mencoba memberikan beragam fleksibilitas dan kenyamanan bagi nasabah untuk mempersiapkan masa pensiun. Dimulai dari kemudahan proses pendaftaran yang cukup hanya dengan 1 pernyataan kesehatan, hingga fleksibilitas dalam menentukan masa pengumpulan dana dan masa pensiun.

“Melalui produk ini, nasabah dapat memilih antara 5 dan 10 tahun masa pengumpulan dana dan masa pensiun mulai dari usia 45, 50, 55, atau 60 tahun. Selain itu, nasabah juga diberikan keleluasaan untuk menentukan besaran nilai manfaat tunai bulanan yang dapat diterima di masa pensiun kelak,” sambung dia.

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia hampir setahun terakhir di sisi lain mulai mengubah cara pandang orang Indonesia terhadap persiapan dana pensiun dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukan persiapan sedini mungkin. Berdasarkan survei global yang dilakukan Standard Chartered pada 12.000 responden di 12 negara di dunia, termasuk ke 1.000 orang Indonesia, diketahui 34 persen orang Indonesia menyebut persiapan tabungan pensiun sebagai tujuan finansial yang aktif mereka fokuskan saat ini.

“Ketika ditanya apa yang akan para responden lakukan saat ini jika diberikan uang senilai sekitar Rp 19,2 juta (atau setara dengan 1.000 Poundsterling), 49 persen dari mereka menjawab bahwa uang tersebut akan digunakan untuk tabungan jangka panjang, yang mana 27 persen dari tabungan jangka panjang tersebut adalah untuk dana pensiun dan investasi jangka panjang,” lanjutnya.

Andrew Chia, Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines), Standard Chartered menambahkan PRULife Harvest Plan saat ini tersedia eksklusif bagi nasabah Standard Chartered di seluruh Indonesia. Berbagai manfaat lebih yang dapat dinikmati oleh nasabah, mencakup Proteksi Jiwa hingga usia 70 tahun, manfaat Pendapatan Tunai Berkala, Manfaat Pendapatan Tunai Sekaligus, Manfaat Meninggal Dunia, dan Manfaat Cacat Total dan Tetap diharapkan bisa memaksimalkan kualitas kehidupan masyarakat khususnya di Indonesia.

“Kami senang dapat bermitra dengan Prudential, sebagai perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia, untuk menghadirkan pilihan produk asuransi terbaik yang didukung oleh layanan yang prima kepada para nasabah kami. Melalui kolaborasi ini, kami ingin kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya perencanaan masa pensiun untuk menikmati kenyamanan baik selama masa produktif dan setelahnya,” tandas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI