Pansus Covid-19 Dukung Pengetatan Mobilitas Warga di Yogyakarta

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta, Antonius Fokki Ardiyanto mendukung langkah yang diambil walikota setempat Haryadi Suyuti untuk melakukan pengetatan di jalan-jalan masuk menuju Kota Yogyakarta. Tujuan dilakukannya pengetatan tersebut untuk mengurangi arus masuk penduduk luar kota guna menekan laju penyebaran Covid-19.

“Selain itu tujuan pengetatan untuk memberi ruang kepada faskes serta nakes melakukan tupoksinya dengan baik dalam merawat menyembuhkan pasien covid-19,” kata Fokki kepada KRJOGJA.com, Selasa (20/07/2021).

Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan pengetatan yang dilakukan pemkot harus diimbangi beberapa langkah, salah satunya dengan pelaksanaan percepatan vaksinasi. Hal ini penting agar agar herd immunity atau kekebalan komunal di tengah masyarakat dapat segera terbangun.

Selain itu menurutnya mekanisme penyaluran bantuan menyangkut logistik makanan harus lebih diperbaiki. Sehingga warga yang tengah melakukan isolasi mandiri benar-benar merasakan kehadiran negara dan tidak keluar rumah.

“Upaya lain yang dapat dilakukan dilakukan yaitu dengan menyewa hotel sebagai lokasi shelter bagi yang benar-benar membutuhkan. Mengingat situasi rumah di Kota Yogyakarta sangat padat dan sempit sehingga isolasi mandiri yang dilakukan dikhawatirkan tidak akan maksimal,” jelasnya.

Fokki menambahkan Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta juga mendukung dari walikota untuk memberikan kado terindah bagi republik ini yaitu bahwa 100% penduduk ber KTP Kota Yogyakarta sudah divaksin. Untuk mewujudkan itu menurutnya ada ada beberapa langkah yang secara komprehensif harus dilakukan.

Diantaranya yaitu pelaksanaan vaksinasi berbasis wilayah (kalurahan) dengan merekrut 10 relawan vaksinasi di masing masing kalurahan. Selain itu mempercepat pelaksaan vaksinasi berbasis sekolah serta vaksinasi door to door yang melibatkan BIN dalam proses pelaksanaannya. (Van)

BERITA REKOMENDASI