Parkir Liar Ganggu Kenyamanan Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY segera mengadakan koordinasi dengan instansi dan Pemkab maupun Pemkot setempat terkait maraknya parkir liar dan tarif parkir yang melambung tinggi. Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan tersendiri karena membuat ketidaknyamanan bagi masyarakat baik pengguna jalan maupun wisatawan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Sigit Haryanta mengatakan akan melakukan koordinasi terkait dengan persoalan parkir, terutama parkir 'on the street'. Pada prinsipnya parkir tepi jalan umum tidak diperbolehkan, kecuali mendapatkan izin. "Kita koordinasikan lagi, supaya pada saat liburan depan tidak terulang lagi nantinya," kata Sigit di Komplek Kepatihan, Selasa (12/07/2016).

Sigit menyampaikan kewenangan penanganan parkir berada di kabupaten dan kota. Untuk parkir tepi jalan umum di jalan provinsi sudah tegas dilarang. "Kami tidak bermaksud lempar tugas, tapi kewenangan parkir ada di kabupaten dan kota. Setelah ini akan kita koordinasikan," tandasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan (PUP) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) DIY, Ir Rani Sjamsinarsi MT mengatakan dengan alasan apapun parkir di pinggir jalan sebenarnya tidak diperbolehkan. Jadi seandainya ada anggota masyarakat yang terbukti melakukan pelanggaran, idealnya harus dikenai sanksi.

Sementara itu soal adanya keluhan dari sejumlah anggota masyarakat soal tarif parkir yang masih mahal. Rani mengungkapkan, secara pribadi pihaknya menyayangkan soal tarif parkir yang masih mahal. Pihaknya berharap ke depan kasus serupa tidak terulang. (R-4/Ria)

BERITA REKOMENDASI