PAS Band Ajak Pecinta Rock Alternatif Bernostalgia

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Grup rock alternatif asal Bandung Jawa Barat, PAS Band menjadi band lokal Indonesia terakhir yang tampil sebelum Dream Theater di hari kedua JogjaROCKarta Sabtu (30/09/2017) malam. Membawakan sembilan lagu, Yukie, Trisno, Bengbeng, Richard dan Sandy seolah mengembalikan memorabilia di tempat bersejarah Stadion Kridosono.

Lagu-lagu macam Sejuta, Dogma, Kemarau, Anak Kali dan Kesepian Kita dibawakan dengan apik dan berhasil membuat ribuan penonton melantunkan koor di depan panggung. Pun sejak Yukie keluar dari backstage dan menaikkan tempo dengan lagu Sejuta diiringi duet drum Sandy dan Richard.

Sesekali Yukie mengajak penonton untuk bernyanyi dengan mengarahkan micnya ke hadapan panggung yang lantas dijawab suara lantang. Lagu-lagu tersebut seolah membawa kembali kenangan ke masa 2000-an awal saat muncul tonggak film Indonesia Ada Apa Dengan Cinta di mana Kesepian Kita jadi salah satu lagu ikoniknya.

Pada hampir dua pertiga konser, PAS membawakan lagu ikonik milik Boomerang yang berjudul Pelangi yang sontak saja mengejutkan para penonton. Tak hanya itu, medley berlanjut dengan lagu Kaupikir Kaulah Segalanya yang dipopulerkan satu grup legenda, Edane.

Satu nomor milik Beatles, Yesterday pun dibawakan namun dengan aransemen musik rock. Benar-benar penampilan total dari PAS Band malam ini, sesuai janji Sandy yang sebelumnya sempat merasa kaget atas adanya perpindahan venue dari Prambanan ke Kridosono.

Penampilan apik PAS pun akhirnya ditutup dengan dua lagu yakni Gladiator dan Jengah. Yukie sang vokalis menyampaikan rasa terimakasihnya bisa bermain di JogjaROCKarta bersama grup legendaris dunia Dream Theater.

“Terimakasih Jogjakarta dan JogjaROCKarta. Semoga nanti kita bisa bertemu lagi,” ungkap Yukie diiringi tepukan tangan penonton. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI