Pasar Malam Sekaten Digelar Dua Tahun Sekali, Ini Alasannya

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kraton Yogyakarta dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta sepakat tetap menghadirkan pasar malam  dalam Hajad Dalem Sekaten. Kehadiran pasar malam ini tidak lagi rutin setiap tahunnya dalam Hajad Dalem Sekaten, tetapi akan digelar setiap dua tahun  sekali nantinya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan, sesuai dengan kesepakatan dengan  Pemkot Yogyakarta, penyelenggaraan pasar malam akan tetap  ada  dalam Sekaten, tetapi   hanya dua tahun sekali. Berdasarkan kesepakatan tersebut, pelaksanaan Sekaten tahun ini tetap digelar tetapi tanpa pasar malam.

"Seharusnya yang mengumumkan Pemkot Yogyakarta untuk pasar malamnya. Kesepakatan kita, keramaian hanya dua tahun sekali, jadi Sekaten ada pasar malam baru tahun depan," ujar  Sultan HB X di Bangsal Kepatihan, Jumat (4/10).

Paniradya Pati DIY Beny Suharsono menyampaikan konsep penyelenggaraan Sekaten tanpa pasar   malam setiap tahunnya atau hanya dua tahun sekali ini telah dikaji dan ditelaah sebelumnya.
"Sekaten ini merupakan bagian dari 'syiar' yang maknanya harus dikembalikan marwahnya."  
Sekaten  akan ditiadakan, itu  tidak  betul dan tidak adapernyataan seperti itu. Kajian ini  memang tidak bisa serta merta direduksi semua dan harus mempertimbangkan ber-bagai aspek   terutama yang mempunyai hajad bersama Pemkot Yogyakarta harus terus berdialog," kata Beny.

Beny mengungkapkan perayaan Sekaten justru lebih meriah pasarnya daripada nuansa dan makna Sekatennya. Untuk itu, pihaknya terus melakukan komprehensif prosedurnya agar pasar malam tetap ada di Sekaten tanpameng hilangkan makna dan marwah Sekaten itu sendiri.

BERITA REKOMENDASI