Pasca Idul Adha, Bakal Terjadi Gejolak Harga Daging?

YOGYA (KRjogja.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY tengah mengkondisikan kestabilan stok ternak di DIY, terutama sapi dan kambing pada saat Idul Adha agar tidak terjadi kelangkaan ternak produktif. Apabila kelangkaan ternak terjadi pasca pemotongan maka disinyalir akan terjadi gejolak harga daging. Semisal harga daging sapi saat ini Rp 115.000 hingga Rp 120.000/Kg bakal naik bekisar Rp 140.000/Kg.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda DIY, Sugeng Purwata di Kompleks Kepatihan, Selasa (13/9). Dari hasil pantauan komoditas pangan selama libur Idul Adha, harga masih ditentukan mekanisme pasar.

"Banyak ternak yang dipotong seperti sapi, kambing dan domba pada saat Idul Adha ini, dikhawatirkan mempengaruhi populasi hewan ternak. Karena yang penting kedepannya adalah menjaga populasi dimana ternak kurban  tidak disiapkan secara sesaat seperti saat ini," ujar Sugeng.

Sugeng mengatakan faktanya saat ini jika dilihat dari populasi ternak di DIY secara jumlah mencukupi, tetapi jika dilihat dari kedalamnya ternyata populasi tersebut ternak ini ada yang umurnya muda,  betina produktif, pejantan yang masih bagus dan sebagainya justru dijadikan hewan kurban. Ke depan, pihaknya akan mengendalikan populasi ternak jauh-jauh hari. Karena yang menjadi 'critical point' adalah supply ternak di DIY harus stimultan baik di kala momentum Idul Adha ataupun pada hari-hari biasa.

"Ternak betina produktik  ataupun jantan yang siap kawin harus selalu terkondisi. Harapannya mana kala terjadi kebutuhan akan hewan kurban biasanya terjadi harga sapi akan naik pasca Idul Adha karena populasinya banyak dipotong dikurban," tandas Sugeng. 

Pemda DIY saat ini tengah berusaha menjaga kestabilan stok ternak mulai saat ini karena kondisi tersebut tidak bisa diciptakan dalam waktu singkat, butuh waktu yang cukup lama untuk mempersiapkannya. Pihaknya berusaha agar Pemda bisa menyiapkan data populasi ternak di DIY yang cukup baik yang produktif, ternak yang dipotong rutin setiap tahun dan secara penyebaran merata.

Dari hasil monitoring yang dilakukan, diprediksi akan ada gejolak harga karena kelangkaan sapi pasca Idul Adha. Mengingat masyarakat DIY memilih daging segar yang notabene harus daging lokal. (Ira)

BERITA REKOMENDASI