Pasien Isoter di Asrama Haji Yogyakarta Turun Drastis

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Sejak diterapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat level 4 di DIY, jumlah pasien yang menjalani isolasi terpusat (isoter) di Asrama Haji Transit Yogyakarta turun drastis. Hingga hari ini, ada 21 pasien yang menjalani isoter di tempat itu.

“Turun drastis dibanding akhir Juli lalu yang sempat mencapai 58 pasien,” terang Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY H Ahmad Fauzi SH, Jumat (27/8).

Menurut Fauzi, penggunaan Asrama Haji Transit Yogyakarta untuk tempat isoter pasien Covid-19 merupakan salah satu wujud kontribusi Kemenag DIY dalam penanggulangan penyebaran Covid-19. “Tren jumlah pasien yang menjalani isoter di Asrama Haji Transit Yogyakarta terus mengalami penurunan sejak 7 Agustus 2021. Semoga menjadi pertanda baik, PPKM berjalan efektif mencegah penyebaran Covid-19,” tambah Fauzi.

Di sisi lain, Kasi Transportasi, Perlengkapan dan Akomodasi Haji Reguler H Ahmad Fauzi, MSi merinci keseluruhan daya tampung Asrama Haji Transit Yogyakarta memiliki 103 kamar dengan 136 bed untuk pasien Covid-19. “Semoga semakin sedikit pasien isoter di Asrama Haji Yogyakarta yang artinya pencegahan penyebaran Covid-19 berjalan efektif,” ungkapnya.

Pihaknya juga menjelaskan, Asrama Haji Transit Yogyakarta tidak sekadar menjadi shelter, namun ada pelayanan dan pengawasan dari Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk terus memantau kesehatan pasien. “Kami bersama pemerintah daerah setempat juga terus memperbaiki fasilitas. Ini semua agar penghuni lebih nyaman, dan dapat lebih cepat pulih dari Covid-19,” ujar Fauzi. (Feb)

 

BERITA REKOMENDASI