Pastikan Hewan Kurban, Petugas Puskeswan Diterjunkan

YOGYA (KRjogja.com) – Kondisi hewan-hewan kurban di DIY benar-benar harus dipastikan kesehatannya dan kelaikan potongnya. Pengawas Lalulintas Ternak (PLT) di DIY juga diterjunkan di pintu masuk ternak baik di Prambanan, Wates dan Tempel. Ternak-ternak yang masuk ke DIY termasuk hewan kurban harus mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kalau tidak akan dikembalikan ke daerah asal.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) DIY, Sasongko mengatakan pihaknya telah menerjunkan pengawas hewan kurban melibatkan perguruan tinggi setempat. Depo-depo juga diminta menyiapkan surat keterangan kesehatan hewan. Mengingat kebutuhan hewan kurban baik sapi, domba maupun kambing di DIY cukup tinggi.

"Untuk mendatangkan kambing, kami bekerjasama dengan luar daerah seperti Jawa Tengah (Jateng) seperti Klaten dan Temanggung karena kebutuhannya luar biasa tinggi. Kebutuhan hewan kurban di DIY tahun ini diperkirakan kambing 20 ribu ekor, domba mencapai 22 ribu ekor dan sapi 20 ribu ekor," ungkap Sasongko dikantornya Jalan Gondosuli Yogyakarta, Jumat (2/9/2016).

Sasongko menegaskan tidak hanya menerjunkan PLT, Distan DIY sekaligus mengerahkan petugas  Pusat Kesehatan Hewan  (Puskeswan) yang aktif dilapangan mendatangi  kandang-kandang kelompok peternak. Terlebih mendekati Idul Adha, petugas akan lebih aktif untuk mengecek dan memeriksa kelaikan maupun kesehatan hewan kurban. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI