Pastikan Prognosa Kebutuhan dan Pasokan Pangan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) DIY berupaya mengetahui prognosa kebutuhan dan pasokan pangan menyikapi hari besar keagamaan agar terpenuhi dan tercukupi nantinya. Pihaknya sekaligus mengoptimalkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) guna menyediakan dan menambah pasokan komoditi pangan langsung dari petani.

”Kami tentu akan berupaya menyikapi hari besar keagamaan dalam hal ini lebaran dengan menghitung prognosa kebutuhan pangan masyarakat dan pasokan pangan di DIY. Kami akan optimalkan Gapoktan yang memperbanyak pembeliannya dari petani jelang puasa,” kata Kepala BKPP DIY Arofa Noor Indriani di kantornya.

Arofa menyampaikan, upaya tersebut dilakukan pihaknya bekerja sama dengan stakeholder dan instansi lainnya supaya pasokan atau distribusi lancar dan pembeli atau permintaan konsumen stabil. BKPP DIY menjamin kemandirian komoditi bahan pangan strategis seperti beras, daging, ikan dan cabai dapat dipenuhi dari dalam DIY kecuali untuk komoditi sayuran dan kedelai.

”Biasanya jelang puasa dan lebaran ada kenaikan permintaan sehingga harus kita pastikan prognosa kebutuhan dan pasokan pangan yang ada di DIY. Yang kami waspadai adalah lamanya libur lebaran ditambah cuti sehingga menjadi sembilan hari maka perlu kewaspadaan pasokan pangan untuk kuliner dan hotel, ” paparnya.

Menurut Arofa, hal tersebut dapat diupayakan melalui kerja sama business to business (B2B) antara asosiasi pedagang yang sudah harmonis. Untuk itu, pihaknya sudah tidak khawatir lagi dengan adanya kerja sama antarasosiasi pedagang sehingga pasokan dan distribusi komoditas pangan lancar serta permintaan normal sehingga setidaknya mampu menahan gejolak harga. (Ira)

BERITA REKOMENDASI