Patuhi Protokol Covid-19, Kesehatan dan Ekonomi Berjalan Bersama

YOGYA, KRJOGJA.com – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI mengadakan Rapat Koordinasi Peningkatan Kemitraan Usaha dan Akses Pembiayaan bagi Wirausaha di Desa dan Kawasan dengan Pendekatan Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Acara berlangsung di Hotel Grand Mercure, Kamis (15/10) dihadiri oleh Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan Wilayah Kemenko PMK Mustikorini Indrijatiningrum dan Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY Etty Kumolowati ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji.

Baskara Aji saat sambutan menjelaskan rasio gini di DIY tergolong tinggi. “Rasio gini di DIY tergolong tinggi 4 koma sekian persen, jadi seolah masyrarakat yang sudah kaya akan makin kaya, sementara yang miskin akan semakin banyak. Semoga dengan adanya upaya yang dilakukan teman-teman PMK ini, bisa mengangkat dan memberdayakan masyarakat.” jelas Aji sebagaimana dilansir dari siaran pers resmi Pemprop DIY.

Aji mengakui kendala yang sering dialami adalah masih disibukkan dengan urusan produksi. “Pemberdayaan yang dilakukan masih concern di situ, tapi siapa yang memberi itu jadi persoalan. Nah, mungkin teknik pemasaran yang sekarang berbeda eranya, dengan pemasaran masa lalu. Kalau ada UMKM yang tidak jual secara online, maka pasti akan ditinggalkan,” jelas Sekda DIY yang dilantik November 2019 ini.

Aji menekankan bahwa pembiasaan untuk menggunakan teknologi harus digalakkan. “Di DIY sendiri sudah kita upayakan, supaya tidak ada blank spot, baru diketahui saat terjadi pandemi, yakni ketika masa pembelajaran ditetapkan dengan daring. Terdapat 49 pedukuhan di DIY yang ternyata blank spot. Banyak kepala sekolah melaporkan kepada kami. Kemudian kita tindaklanjuti akhirnya dengan pemda menarik kabel optik, agar masyarakat dapat terberdayakan dengan memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Aji. Adapun Dari 49 pedukuhan tersebut, sebanyak 32 pedukuhan kini sudah ada fiber optiknya. Untuk 17 lainnya akan diselesaikan selanjutnya. “Kami upayakan agar di bulan depan, semuanya sudah dipasangi fiber optik,” tukas Aji.

BERITA REKOMENDASI