PBSI Yogya Gelar Kejurkot Bulutangkis Dengan Prokes Ketat

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 secara ketat, Pengkot PBSI Yogyakarta akan menggelar kejurkot bulutangkis 2020. Event yang bakal dilangsungkan di GOR Kridosono Yogya, Minggu-Selasa (20-22/12) tersebut, panitia penyelenggara mematok target peserta sebanyak 300 atlet.
Kegiataan kejurkot bulutangkis ini diadakan sekaligus memanfaatkan hari libur sekolah, sehabis siswa menerima raport. “Event ini diadakan tanpa penonton, setiap peserta sebelum bertanding diadakan rapid test, ukur suhu, cuci tangan, pakai sarung tangan, pakai masker (face shield), hand sanitizer. Begitu pula saat pertandingan yang diizinkan masuk GOR Kridosono yaitu panitia, petugas lapangan, atlet dan ofisial,” ujar Ahmad Ambon selaku Humas dan tim keabsahan atlet kepada KR Rabu (9/12).

Lebih lanjut dikatakan Ahmad Ambon, panitia penyelenggara masih menunggu calon peserta hingga Senin (14/12). Untuk pertemuan teknik peserta sekaligus pembukaan akan diadakan di aula Balaikota Timoho. Direncanakan kejuaraan ini akan dibuka Walikota Yogya, Haryadi Suyuti. Kejuaraan ini diketuai Kusmarbono (Ibon) MS dan penanggungjawab penyelenggara Drs Agus Winarto, yang sekaligus Ketua umum (Ketum) Pengkot PBSI Yogyakarta.

Menurut Ambon, event ini diikuti para atlet dari berbagai klub yang ada di PBSI Kota Yogya dari usia dini hingga remaja. Kelompok tunggal usia dini putra-putri di bawah 11 tahun ( kelahiran tahun 2010 atau sesudahnya), kelompok tunggal anak putra-putri di bawah usia 13 tahun (kelahiran 2008 atau sesudahnya), tunggal pemula putra-putri di bawah usia di bawah 15 tahun (kelahiran 2006 atasu sesudahnya), kelompok tunggal remaja putra-putri di bawah usia 17 tahun (kelahiran tahun 2004 atau sesudahnya), ganda pemula putra-putri, ganda pemula campuran, ganda remaja putra-putri dan ganda remaja campuran.

BERITA REKOMENDASI