PBTY Perayaan Imlek Terbesar

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Event tahunan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) sudah menjadi kegiatan perayaan Imlek terbesar di Indonesia karena digelar selama tujuh hari berturut-turut. Bahkan, kegiatan yang sudah memasuki penyelenggaraan ke-14 ini juga ditetapkan menjadi kalender event nasional Kementerian Pariwisata maupun Kemenkominfo RI.

”Usaha dan upaya selama ini tidak sia-sia hingga PBTY menjadi kegiatan berskala nasional,” tutur Ketua PBTY XIV 2019 Trikirana Muslidatun.

Menurut istri Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti tersebut, dengan cakupan skala nasional yang sudah dipegang, penyelenggaraan PBTY makin mendapat perhatian luas. Bahkan sangat memungkinkan antusiasme masyarakat mancanegara juga terus mengalir seiring gelombang komunikasi dan informasi yang terus mengalir.

Sedang mengenai tema keberagaman dalam kebersamaan yang diusung memungkinkan budaya-budaya nusantara, termasuk budaya Jawa makin diwadahi dalam ajang ini. Hal tersebut dapat dilihat dari serangkaian pementasan maupun rangkaian kegiatan lainnya yang memperlihatkan akulturasi budaya. ”Masyarakat tentu akan makin mengenal budaya Tionghoa yang menjadi salah satu kekayaan budaya nusantara,” sambungnya.

Terpisah pemerhati seni budaya KRT Akhir Lusono MM menyebut, PBTY sebagai sebuah kegiatan yang layak mendapat apresiasi tinggi. Bukan untuk menunjukkan budaya Tionghoa semata, namun juga mewadahi serta mengakomodir budaya lokal yang mampu berakulturasi dan bersanding di tengah keragaman.

”Jangan lagi menyebut lokal dan nonlokal. Karena semua keberagaman itu menjadi kebersamaan yang membuat harmonis. Kekayaan ragam itulah yang membuat nusantara makin berwarna,” tegasnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI