PDM Kota Yogya Beri Tali Asih GTK

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Tantangan dunia pendidikan sebenarnya tidak hanya kualitas, tetapi kesejahteraan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) harus diperjuangkan. Setidaknya, sekolah maju, kesejahteraan GTK maju alias terjamin.

Demikian diungkapkan Drs H Akhid Widi Rahmanto, selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta dalam penyerahan Tali Asih Purna Tugas/mutasi kepada 35 orang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta Kepala Sekolah (Kepsek) di kantor PDM, Jalan Sultan Agung 14, Selasa (10/12/2019). Tali asih untuk guru SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA diserahkan Drs Akhid Widi Rahmanto, Moch Muzani SSos, HS Giyok Sutanto SH. Tampak hadir Dr Joko Susilo (Majelis Dikdasmen PDM Kota Yogya).

Menurut Akhid Widi Rahmanto, pemberian tali asih untuk 35 GTK dan Kepsek di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta sebagai apreasiasi dan penghargaan atas pengabdian dan perjuangan di Persyarikatan Muhammadiyah. "Program pemberian tali asih  akan terus berlanjut," ucapnya.

Akhid Widi Rahmanto berpesan, tali asih jangan dilihat nilai nominalnya. "Uang tali asih untuk kenang-kenangan. Biar awet digunakan untuk usaha ekonomi produktif. Istilah Jawa, dijereng-jereng," harapnya.

Sedangkan Heri Nugroho MPd, Ketua Badan Kerjasama Sekolah (BKS) Lintas Jenjang  PDM Kota Yogyakarta mengatakan, program memberi tali asih ini untuk ke-6, sejak tahun 2014. Yang mendapat tali asih minimal mengabdi 15 tahun di Muhammadiyah mendapatkan tali asih Rp 3 juta. Mengabdi 20 tahun lebih mendapatkan tali asih Rp 6 juta. Tahun ini, rinciannya, guru SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA 18 orang, Kepsek 6 orang, karyawan 11 orang. "Total 35 orang GTK dan Kepsek yang purna tugas/mutasi. Dana tali asih yang diserahkan sebanyak Rp 225 juta," ujarnya. (Jay)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI