Pecinta Pakaian Muslim “Tunecca” Kumpul di Yogya, Ini Model Terbaru Tahun 2018

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Ratusan pecinta Pakaian Muslim (Gamis) brand Tunecca dari berbagai wilayah Indonesia berkumpul di Ballroom The Alana Hotel Sabtu (17/3/2018) siang. Selain mengikuti gelaran tahunan gathering bertajuk Tunecca Lovers Community (TLC) perempuan Muslimah dari berbagai kalangan ini juga dikenalkan dengan model gamis terbaru trend tahun 2018. 

Samira Mochammad Bafagih Research and Develompent PT Bina Fajar Estetika yang menaungi Tunecca mengungkap di usia ke-10 ini, Tunecca berniat mengumpulkan seluruh pecinta termasuk agen dan distributor dari seluruh Indonesia. Secara spesial, TLC akan mendapatkan pengetahuan tentang sejarah berdirinya brand tersebut pada tahun 2008 lalu lengkap dengan perjalanan hingga usia 10 tahun. 

“Kami memilih untuk berkumpul di Yogyakarta karena kota ini sangat unik pas untuk berwisata dan suasananya nyaman untuk silaturahmi. Terlebih letaknya di tengah-tengah jadi mudah dijangkau dari mana saja,” ungkapnya pada wartawan di sela acara. 

Secara khusus, di gathering kali ini, Tunecca menampilkan peragaan busana trend fashion pakaian Muslim 2018. “Kami ingin menunjukkan model seperti apa yang jadi trend dan tentu saja digemari tahun ini. Apalagi model pakaian kami selalu berganti sebulan sekali dengan total 600 desain dalam satu tahun. Kami ingin tunjukkan dalam acara ini,” sambungnya. 

Samira yang jadi sosok sentral dibalik ide Tunecca mengungkap tahun 2018 ini pakaian Muslim akan didominasi gaya casual yang cocok dikenakan di berbagai acara. Karakter masyarakat yang dinamis membuat pakaian dengan model casual semakin diminati termasuk jenis pakaian Muslim. 

“Tahun ini, orang lebih senang pakai model yang lebih casual dan nyaman dipakai ke manapun. Desain lebih lebih simple dan kontemporer dengan memadukan warna yang lebih berani atau sering disebut tabrak warna sehingga tidak hanya monochrome,” ungkapnya. 

Ibrahim Mochammad, Direktur PT Bina Fajar Estetika menambahkan sampai tahun 2018 di usia ke-10, Tunecca terus berusaha mengeluarkan inovasi dalam hal pakaian Muslim. Ide original dengan bahan berkualitas yang hanya dipesan khusus untun brand Tunecca dinilai menjadi rahasia brand lokal asli Bandung ini mampu bersaing di tengah gempuran produk asing. 

“Tujuan kami sejak awal memang ingin jadi pionir di bidang pakaian Muslim dan sampai 10 tahun ini predikat tersebut masih menjadi milik kami. Kami berharap bisa mewujudkan keinginan pemerintah beberapa tahun lalu untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat mode fashion pakaian Muslim dunia,” terangnya. 

Brand Tunecca sendiri saat ini sudah tersebar di seluruh Indonesia bahkan hingga Malaysia dan Hongkong. Produksi pakaian Tunecca pun dibuat limited dengan tujuan memberikan sesuatu yang eksklusif bagi para pecintanya. 

“Konsep kami tematik setiap bulan dan pasti terus berganti, tidak pernah sama. Inilah yang membuat pecinta kami sangat menyukai dan di sisi lain banyak ditiru juga. Namun tidak mengapa karena kami terus berusaha berinovasi di bidang pakaian Muslim,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI