Pedagang Tolak Pembatasan Jam Buka Malam

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan pedagang mendatangi Balaikota Yogyakarta, Selasa (12/01/2021) menolak pemberlakukan pembatasan aktivitas malam dalam Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) yang telah dilaksanakan mulai Senin (11/01/2021) kemarin. Pembatasan jam buka malam hari yang hanya hingga pukul 19.00 WIB saja dinilai sangat memberatkan bagi mereka.

Para pedagang meminta aturan yang tertuang dalam SE Walikota Nomor: 443/025/SE/2021 tentang kebijakan PTKM dapat direvisi. Atau setidaknya pihak pemerintah dapat memberikan solusi untuk permasalahan tersebut agar mereka tetap dapat menjalankan usahanya.

Salah seorang penjual angkringan di Alun-alun Utara Yogyakarta, Hamam mengaku batas buka julan hingga pukul 19.00 WIB sangat singkat. Padahal pada jam tersebut angkringan biasanya baru mulai ramai didatangi pembeli.

“Kami saja baru mulai berjualan jam 17.00 WIB, kalau jam 19.00 WIB harus tutup berarti kami hanya berjualan selama dua jam saja. Baru buka sudah langsung tutup,” katanya.

Hamam menambahkan jika PTKM diterapkan sejak 11 hingga 25 Januari 2021, berarti selama dua minggu pemasukannya dan para pedagang yang lain akan turun drastis. Bahkan bisa-bisa usaha mereka terancam bakal gulung tikar.

Pedagang lain, Fina mengaku kebijakan tersebut sangat memberatkan mereka. Apalagi saat ini bukan musim liburan, jadi pembeli yang datang hanya berasal dari warga sekitar saja.

Ia menambahkan, di masa pandemi seperti sekarang ini beban perekonomian masyarakat sudah sangat berat. Fina berharap pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan agar bisa melindungi para pedagang agar tetap dapat menjalankan usahanya. (*)

BERITA REKOMENDASI