Pedestrian Malioboro Angkat Pariwisata dan Bisnis Yogya

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Terkait pedestrian Malioboro, Pemda DIY harus bisa memenuhi kapasitas parkir, agar program tersebut berjalan lancar. Karena dalam jangka panjang pedestrian Malioboro akan mengangkat pariwisata, dan bisnis di Yogya.

“Kami komitmen mendukung pedestrian Malioboro, agar ada yang berbeda dan menarik minat wisata di Yogya dibanding daerah lain,” tutur Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DIY Sarbini.

Diakui, saat ini banyak penolakan pelaku usaha yang merasa dirugikan karena kebijakan pedestrian dengan adanya penurunan omzet penjualan akibat arus lalu lintas ditutup atau dijadikan satu arah. “Namun seiring berjalannya waktu, kami optimis akan membaik dengan sendirinya setelah masyarakat terbiasa,” ujarnya.

Justru menurut Sarbini, jika tidak ada perubahan, kondisi Malioboro akan jenuh. “Bila dipertahankan kondisi seperti biasa, Jalan Malioboro akan semakin crowded banyak kemacetan yang justru akan membuat orang malas berkunjung ke Malioboro,” ujarnya.

Sarbini meyakini, usulan pedestrian Malioboro yang sudah lama diajukan akan membawa manfaat bila didukung semua pihak. “Coba saja kalau kita ke Bangkok, Singapura, wisatawan dengan berjalan kaki di pusat pertokoan menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Sementara Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY, Hantoro menyebutkan saat ini masyarakat yang menuju ke Malioboro 90 persen membawa kendaraan pribadi. “Sehingga peningkatan kapasitas parkir perlu disiapkan sebelum penerapan pedestrian Malioboro,” ujarnya.

Ditambahkan, ditengah pandemi Covid-19 masa pranatan anyar, baru 20-30 persen saja armada Organda yang beroperasi. “Perlu dukungan Pemda, untuk ikut mensosialisasikan angkutan umum yang aman dengan prokes Covid19,” jelasnya.

Dikaitkan dengan kebijakan pedestrian Malioboro, lanjut Hantoro, Organda siap dilibatkan. “Saat ini masih sedikit yang memanfaatkan Trans Jogja. Kita akan terus meningkatkan layanan dan menarik minat masyarakat,” tegasnya. (R-4)

BERITA REKOMENDASI