Pejuang Kreatif Pembuat APD DIY Lahirkan ‘Coverall’ Buatan Sleman dan ‘Faceshield’ T57

KAIN parasut itu dibentangkan. Dengan cepat kemudian dipotong sesuai pola yang ada. Kekurangsempurnaan tidak menghalangi kiprahnya. Bahkan ketika membantu menggunting bahan, kelimabelas penyandang disabilitas daksa itu tidak sungkan ketika ‘melepas’ kaki. Bahkan tanpa kaki sambungan, menjadi lebih luwes untuk ndheprok dan klesotan.

Kesibukan di kediaman Sri Widodo di Desa Donoharjo Ngaglik Sleman, sejak beberapa hari terakhir ini. Para penyandang disabilitas tersebut justru sedang bekerja keras memotong bahan dibuat coverall, alat pelindung diri (APD) dari penularan virus korona. Dalam waktu seminggu, ke-15 keluarga itu harus siap menyediakan 800 coverall yang dipesan RS PKU Muhammadiyah.

“Bagaimanapun, produksi menjadi agak lamban karena memenuhi ketentuan physical distancing. Yang memudahkan, bahan baku pesanan ini parasite dan spundbound sudah disiapkan PKU. Dan 1 gulung bisa untuk 36 coverall,” ujar konsultan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah Ahmad Ma’ruf kepada KR, Kamis (26/3).

BERITA REKOMENDASI