Pelajar Muhammadiyah Belajar Empat Pilar Tangkal Paham Esktrimisme

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) DIY belajar empat pilar kebangsaan di DPD RI Perwakilan DIY, Jumat (9/4/2021). Mereka berkomitmen menangkal paparan paham ekstrimisme yang baru-baru ini kembali muncul ke permukaan.

Ahmad Hawari Jundullah, Ketua Umum PW IPM DIY mengatakan pihaknya terus berusaha berkarya di tengah kondisi pandemi Covid-19. Pelajar Muhammadiyah berkomitmen tak menjadikan pandemi sebagai halangan produktivitas hidup.

“Kami ingin tetap bergerak, berkreasi dan produktif kedepan. Tentunya dengan tetap menjunjung semangat kebangsaan, bagaimana bermanfaat untuk sesama,” ungkapnya.

Sementara, Anggota DPD RI dari DIY, Afnan Hadikusumo menyampaikan motivasi bagi para pelajar Muhammadiyah yang hadir secara luring maupun daring. Afnan secara khusus mengingatkan anak-anak muda untuk mengikuti kajian-kajian yang lurus dan produktif, yang salah satunya berada pada organisasi anak muda resmi seperti IPM.

“Generasi muda sebagai salah satu kelompok paling aktif di tengah masyarakat perlu dihindarkan dari paham ektremisme untuk menjaga keutuhan bangsa. Apalagi ekstremisme muncul baru-baru ini dalam aksi terorisme di Makassar dan Mabes Polri. Ekstremisme memang bisa datang dari pemahaman agama yang salah, namun tidak hanya itu saja, ektremisme bisa juga dari ideologi merasa benar sendiri seperti premanisme dan semacamnya,” terang Afnan.

Agenda diskusi dan sosialisasi empat pilar tersebut menjadi upaya kolaboratif antara PW IPM DIY dengan Anggota DPD RI Afnan Hadikusumo dalam mewujudkan anak muda terkhusus pelajar makin berkemajuan dan inklusif dengan menjunjung tinggi pilar-pilar kebangsaan. Kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali secara rutin dengan bentuk yang menarik dan harapannya bisa mengena pada anak-anak muda. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI