Pelatihan Pembelajaran dengan Media AR Jembatani Kesenjangan Kualitas Pendidikan

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Pelatihan Guru Sains dalam Penggunaan Augmented Reality (AR) untuk Pembelajaran melalui PTK berlangsung, Sabtu (18/09/2021) secara daring. Pelatihan menghadirkan narasumber Prof Ir Dwi Sulisworo MT, Ratnawati SPd (Penggunaan KOFIN dalam Pembelajaran Iklim) dan Dr Dian AK MPdSi (penyusunan soal). Kegiatan ini diikuti 30 guru sains dari 12 sekolah di Sikka Maumere.

Kegiatan dengan Peiaksana Universitas Ahmad Dahlan (UAD)‚ IKIP Muhammadiyah Maumere, MGMP Sains Kabupaten Sikka. Dinas PKO Kabupaten Sikka. Prof Dwi Sulisworo mengatakan, Augmented Reality (AR) sebagai salah satu teknologi terdepan dalam bidang informasi dan komunikasi. “AR ini telah membenkan berbagai peluang untuk menjembatani kesenjangan dalam kualitas pendidikan,” ujarnya.

Menururut Dwi Sulisworo, AR memungkinkan untuk dipakai sebagai media pembelajaran sains yang dapat mendorong berbagai kinerja pembelajaran termasuk dalam bidang sains. Media ini juga dapat dipasang dalam telepon cerdas meski tidak ada internet. Sehingga pemanfaatanya menjadi salah satu solusi dalam pembelajaran termasuk di Sikka.

Ditegaskan, dari hasil Focus Group Discussion (FGD) sebelumnya telah dlkembangkan AR untuk pembelajaran pemanasan global. “Selanjutnya akan dilakukan ujicoba pada siswa ketika menggunakan media AR dalam pembelajaran.” katanya.

Selain itu juga akan diukur respons siswa pada media AR dengan USE questnonnane. “Untuk dapat berjalan maka perlu dilakukan sosialosasi terlebih dahulu pada para guru sains yang mengajar materi tersebut,” tandasnya. (Jay)

 

 

 

 

UAD

BERITA REKOMENDASI