Pelatihan Pembukuan Online : Masa Pandemi UMKM Mulai Bermunculan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pada masa pandemi ini, bayak sekali usaha yang mengalami kegagalan untuk berkembang. Jangankan berkembang, sekadar bertahan saja sudah tidak sanggup, banyak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di mana-mana. Pengangguran semakin tinggi, angka kemiskinan meningkat dan peluang kerja semakin sempit,” ujar Beni Suhendra Winarso SE MSi, dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kepada krjogja.com, Senin (14/12/2020). Hal tersebut disampaikan saat Pelatihan Pembukuan Online bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di RW 3 Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Yogya, Minggu (13/12/2020).

Menurut Beni, kondisi ini diperparah dengan semakin terbatasnya orang untuk bersosialisasi secara langsung. Namun pandemi bukan halangan untuk berkarya, tidak juga menjadi hambatan orang lain untuk berusaha. “Banyak usaha yang gulung tikar namun justru tidak sedikit peluang usaha yang bermunculan pada masa pandemi ini. Semua ini tidak lepas dari kreativitas dan kejelian setiap orang untuk menangkap adanya potensi yang dapat dikembangkan di sekitar,” kata Kabid Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UAD.

Dijelaskan, kejelian menangkap peluang merupakan kunci utama selain kemampuan dalam pengelolaan dan pemasaran produk yang menjadi andalan seorang pengusaha. Keterbatasan dalam bersosialiasi tidak menjadi hambatan pada era digitalisasi sekarang ini. Dengan adanya media sosial melalui jaringan internet sekarang ini justru menjadi pemicu perkembangan usaha sehingga pemasaran tidak terbatas pada lingkungan sekitar saja namun dapat merambah secara lebih luas lagi bahkan secara nasional dan internasional dengan biaya yang dapat ditekan serendah mungkin yang dapat dilakukan oleh setiap orang.

BERITA REKOMENDASI