Pelepasan Wisuda Daring FEB-UAD, Menggapai Mimpi Saat Pandemi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Masa pandemi Covid-19 selayaknya mengubah tantangan menjadi peluang. Untuk bisa merealisasikan harus bekerja dan usaha keras secara kreatif. Demikian diungkapkan Dr Salamatun Asakdiyah MSi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Pelepasan Wisuda Daring di kampus 1 UAD, Jalan Kapas, Semaki, Sabtu (25/07/2020).

Pelepasan Wisuda daring memilih tema ‘Menggapai Mimpi Saat Pandemi’. Dalam kesempatan itu dihadirkan pula pembicara Dr Purwoko MM melakukan sosialisasi Program Magister Manajemen FEB-UAD, motivasi Life Skill Menggapai Mimpi di Saat Pandemi oleh Nadia Paramita Priasti SE selaku Manager HRD Danone Indonesia.

Menurut Asakdiyah Salamatun, masa pandemi Covid-19 terutama lulusan FEB-UAD harus berpikir keras peluang apa yang bisa dilakukan secara kreatif. “Ciptakanlah rasa senang agar menjadi energi kreatif, menjadi imun optimisme,” ujarnya.

Sedangkan Sumaryanto SE MSi Akt, selaku Ketua Panitia Pelepasan Wisuda FEB-2020 menyebutkan, wisuda periode Maret 2020 ada 128 orang dari prodi Ekonomi Pembangunan (EP), Manajemen, Akuntansi. IPK Tertinggi diraih Dony Kalmas dari prodi EP (IPK 3,53), Hafizatun Asnaini dari prodi Manajemen (IPK 3,96), Saraswati Purwaningsih dari prodi Akuntansi (IPK 3,86).

Wisuda periode Juli 2020 telah lulus 70 orang. Nuraini dari prodi Ekonomi Pembangunan meraih IPK Tertinggi 3,53, Anggrahita Wijang Pakerti dari prodi Manajemen dengan IPK 4,00, Devi Cyntia AR dari prodi Akuntansi dengan IPK 3,87. “Wisuda tingkat universitas akan berlangsung 22 Agustus mendatang,” ujarnya.

Dr Purwoko saat menyampaikan materi antara lain menyebutkan, dalam pandemi Covid-19 banyak usaha yang terpuruk. Dari data masih ada peluang 53 persen peluang untuk berusaha. Dalam situasi seperti ini peluang usaha saingannya sangat banyak, antara korban PHK dengan non-PHK yang mencoba peluang baru untuk menambah pendapatan. Selain itu, usaha juga butuh modal, suplai bahan baku.

Dalam situasi sulit, Purwoko justru menyarankan bagi lulusan FEB-UAD untuk studi lanjut di program Magister Manajemen UAD dengan berbagai kemudahan. “Peluang ini harus diambil.” ujarnya. (Jay)

BERITA REKOMENDASI