Pelunasan Pembayaran Ganti Untung ‘Jokteng Lor Wetan’ Dipercepat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY melalui Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (PTR) atau Kundha Niti Mandala sarta Tata Sasana DIY segera mempercepat penyelesaian pelunasan pembayaran ganti untung dan pelepasan hak kepada warga terdampak yang masih tersisa, dalam proyek revitalisasi dan rekonstruksi bangunan Pojok Beteng (Jokteng) Lor Wetan atau Timur Laut Kraton Yogyakarta. Pascapelunasan pembayaran ganti untung dan penyusunan Detail Engineering Design (DED) Jokteng Lor Wetan selesai, selanjutnya dilakukan proses rekonstruksi yang dimulai dengan tahapan pembersihan, ekskavasi atau penggalian untuk melihat adanya temuan-temuan baru, mulai Maret 2020.

Kepala Dinas PTR Krido Suprayitno mengakui, satu warga terdampak yang belum selesai dilakukan pembayaran ganti untung proyek revitalisasi dan rekonstruksi bangunan Jokteng Lor Wetan pekan depan. Warga tersebut masih dalam proses penyelesaian pembayaran ganti untung karena kurangnya kelengkapan dokumen administrasi semata, bukan karena adanya penolakan atau ketidaksetujuan.

“Pemberkasan dari warga terdampak itu akan melengkapi dokumen besok Senin (24/02/2020) berupa surat keterangan dalam penguasaan yang diketahui desa dan kecamatan setempat. Jika berkas sudah lengkap dari yang bersangkutan, dipastikan rencana pembayaran ganti untung bisa dilakukan hari berikutnya, Selasa (25/02/2020),” papar Krido.

Baca juga :

Polda DIY Tetapkan Pembina IYA Sebagai Tersangka
Dua Korban Belum Ketemu, Relawan Lakukan Mediasi Spiritual
Tragedi Susur Sungai Diharapkan Jadi Pelajaran

Krido menegaskan, pihaknya memang mewajibkan pemberkasan dari warga terdampak itu berupa Surat Keterangan Tanah dan Bangunan dalam penguasaan. Hal itu harus dipenuhi agar lengkap sesuai prosedur yang berlaku. “Penyelesaian proses pembayaran ganti untung sudah sesuai rencana Pemda DIY yang menargetkan selesai pada minggu terakhir Februari 2020. Setelah pembayaran terhadap satu warga terdampak tersebut selesai, maka seluruh area bisa dinyatakan steril. Karena pengosongan area sudah mulai dilakukan awal Februari lalu,” tambahnya.

Sekda DIY Baskara Aji mengatakan, proses penyelesaian pelunasan pembayaran ganti untung diharapkan bisa segera dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya meski saat ini masih ada satu bangunan yang belum dikosongkan, tapi secara prinsip pemiliki tanah sudah setuju. Jadi tinggal menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan administrasi. Namun mengingat proses penyelesaian administrasi tersebut sudah mulai dilakukan, Sekda optimis bisa segera selesai.

“Saat ini proses di proyek Pojok Beteng Lor Wetan sudah memasuki tahap land clearing atau pembersihan lahan. Target pembangunan proyek selesai pada 2020 ini,” ungkap Baskara Aji. (Ira/Ria)

BERITA REKOMENDASI