Pembangunan Fisik Kelok 18 JJLS Ditarget Selesai 2024

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – Pemda DIY telah merampungkan pengadaan dan pembebasan lahan empat lajur Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ruas Parangtritis-Girijati atau Kelok 18 sepanjang 5,3 Kilometer (Km). Pembangun fisik Kelok 18 ini akan dilakukan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah DIY Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ditargetkan selesai pada 2024 mendatang.

“Kami sudah selesai membebaskan pengadaan lahan empat lajur JJLS ruas Parangtritis-Girijati atau yang akan dinamai Kelok 18 saat ini. Jadi sekarang tinggal pembangunan fisiknya yang akan dilakukan teman-teman Satker PJN,” kata Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Bambang Sugaib kepada KR di Yogyakarta, Kamis (1/7).

Bambang menyatakan pihaknya mempunyai harapan besar agar pembangunan fisik Kelok 18 ini segera dilaksanakan yang ditargetkan rampung pada 2024 nantinya. Sebab pihaknya sudah selesai membebaskan ruas jalan tersebut yang tadinya dua lajur menjadi empat lajur menggunakan kucuran Dana Keistimewaan (Danais) DIY.

“Kami sangat berharap selesainya pembebasan lahan empat lajur Kelok 18 ini segera diikuti pembangunan fisiknya oleh pusat. Supaya pembangunan JJLS Kelok 18 ini segera rampung guna mendukung konektivitas dan menghidupkan kawasan selatan DIY,” tandasnya.

Lebih lanjut Bambang menyampaikan Kelok 18 tersebut dibangun di perbatasan Bantul dan Gunungkidul, yaitu dari Parangtritis Bantul hingga Girijati Panggang Gunungkidul. Pembangunan Kelok 18 tidak akan sama persis dengan Kelok 9 di Sumatera Barat karena menyesuaikan dengan kondisi alamnya. Pada jalur Kelok 18 tersebut juga akan dibangun empat jembatan.

“Pembangunan JJLS dengan Kelok 18 tersebut dipilih setelah dilakukan feasibility study (FS), padahal rencana awal akan dibuat terowongan atau jembatan layang. Disana medannya sangat berat, jalan existing atau yang sudah ada sekarang kan juga berat, setelah FS maka pembuatan kelok ini yang paling memungkinkan,” ungkapnya.

Dinas PUPESDM DIY memang bertugas untuk membebaskan kebutuhan tanah atau penyediaan lahan untuk JJLS dari dua lajur menjadi empat lajur yang masih terus berproses hingga saat ini.Pihaknya masih terus berproses untuk membebaskan lahan JJLS dari yang sekarang dua lajur menjadi empat lajur masih melanjutkan di Kulonprogo sepanjang 12 Km tahun ini. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI