Pembangunan Toilet ‘Underground’Capai 60 %

YOGYA, KRJOGJA.com – Pembangunan fisik toilet bawah tanah (underground) di Taman Panembahan Senopati sudah mencapai 50 hingga 60 persen. Proses pengerjaan fasilitas umum berstandar internasional ini lebih cepat dibandingkan dengan revitalisasi semi pedestrian Malioboro tahap dua yang baru mencapai kisaran 35 sampai 40 persen.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY Muhammad Mansyur mengatakan, proses pembangunan toilet ini relatif lebih cepat dibandingkan revitalisasi Malioboro karena relatif area yang digarap tertutup. Pembangunan toilet menjadi bagian dari program revitalisasi Malioboro tahap kedua sehingga ditarget rampung sebelum akhir 2017 ini.

“Kami berusaha secepatnya merampungkan toilet yang merupakan paket kedua dari program revitalisasi semi pedestrian Malioboro, Area di atas toilet akan dimanfaatkan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) sehingga semakin banyak membuka ruang untuk publik nantinya,” kata Mansyur, Sabtu (8/7).

Menurutnya, toilet yang ditempatkan dekat dengan Titik Nol Kilometer ini guna memfasilitasi masyarakat ataupun wisatawan agar tidak buang air kecil atau buang air besar sembarangan lagi sehingga menimbulkan
bau-bau tidak sedap dan rasa tidak nyaman. Toilet ini dirancang berstandar internasional dipercantik dengan permainan lampu dengan desain kaca dan lantai tidak licin. (Ira)

BERITA REKOMENDASI