Pemda DIY Belum Terganggu Pemotongan DAK

YOGYA (KRjogja.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mengaku tidak ada yang terganggu berkaitan dengan usulan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut. DAK merupakan salah satu dana transfer dari anggaran belanja pusat yang rencananya akan dikurangi.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo mengatakan anggaran belanja berupa transfer ke daerah dari pusat berupa DAK dimana Pemda DIY mempunyai kebijakan melaksanakan APBN. Apabila Pemerintah Pusat memotong anggaran belanjanya itu pengurangan bagi program maupun kegiatan pusat sendiri.

"Bagi Pemda DIY sendiri tidak masalah dengan pemotongan anggaran belanja dari pusat tersebut, hanya saja kegiatan DAK-nya di daerah tidak jalan nantinya. DAK itu program-program pusat yang barangkali di daerah kurang menujang misalkan untuk kesehatan," ujar pria yang akrab dipanggil BWH ini kepada KRjogja.com, Jumat (5/8/2016).

BWH menjelaskan selama program yang menggunakan DAK belum direalisasikan tentunya tidak menjadi masalah dan belum berpengaruh jika DAK-nya dikurangi. Menimbulkan masalah apabila program DAK sudah jalan, anggarannya dipotong nantinya malah daerah akan tombok APBD-nya.

"Pemotongan DAK yang dilakukan saat ini belum menjadi masalah karena belum banyak program yang di lelang sehinga belum dilaksanakan. Perpangaruh apabila kegiatan-kegiatan DAK yang sudah dilaksanakan kemudian dipotong, maka diulangi terhadap capaian kinerja dan kita akan buat evalusi nantinya," ungkap BWH. (R-4)

 

BERITA REKOMENDASI