Pemda DIY Diminta Bantu Ekonomi Warga Terdampak Covid-19

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PPKM Darurat Covid-19 yang secara resmi ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo untuk wilayah Jawa Bali mulai 3 – 20 Juli 2021. Pemerintah daerah wajib jamin kehidupan warga yang terdampak pandemi penyakit menular baru ini, termasuk aspek kehidupan ekonomi masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengatakan kondisi perekonomian saat ini begitu dirasakan tertekan dan terdampak Covid-19. Adanya pembatasan aneka kegiatan dalam aktivitas warga sesuai aturan yang ada di PPKM Darurat jelas mengurangi berdampak nyata bagi perekonomian warga masyarakat.

“Pemerintah daerah, selain harus bekerja keras tangani pelayanan kesehatan untuk masyarakat, harus punya skema strategi agenda pemulihan ekonomi bagi rakyat. Secara ekonomi rakyat harus dibangkitkan, ini penting sebab seluruh sektor terdampak pandemi,” ungkapnya pada wartawan, Senin (05/07/2021).

Kehidupan warga yang terdampak Covid-19 menurut dia tak lagi dalam tataran teori dampak. Namun, butuh dijamin pemerintah daerah secara nyata agar terpenuhi kebutuhan pokoknya.

“Pemda bisa alokasikan APBD DIY untuk siapkan skema pemulihan ekonomi. Bagaimanapun, kebijakan pemulihan ekonomi rakyat harus bisa segera dibangkitkan seiring dengan penguatan sistem pelayanan kesehatan kepada warga. Tidak boleh 1 pun rakyat yang kelaparan,” tegasnya.

Berdasarkan laporan Germas COV DIY per Senin, 4 Juli 2021 untuk kasus terkonfirmasi positif menurun menjadi 1.465 kasus dari sebelumnya 1.615 kasus. Kasus kematian masih cukup tinggi yaitu 32 meninggal. Kasus kematian terbanyak ada di Kulonprogo dengan 11 kasus, angka kematian menurun dari 2,6 persen menjadi 2,59 persen. Angka kesembuhan menurun menjadi 76,18 persen dari sebelumnya 79,93 persen.

Di sisi lain menurut politisi PDI Perjuangan ini, warga yang menjalani isoman harus pula diperhatikan. Terutama pekerja lepas dan harian yang upahnya tergantung ketika mereka pergi keluar untuk mencari rejeki.

“Selain aspek ekonomi rakyat yang harus diperjuangkan. Ada aspek lain yang harus diperjuangkan, diantaranya adalah jaminan kebutuhan pangan bagi warga terdampak khususnya yang sedang melalukan isolasi mandiri. Yang lainnya, percepatan belanja APBD untuk membeli produk rakyat yang digunakan untuk mendukung penanggulangan Covid maupun operasional pemda. Misalnya beli masker kan bisa di Yogya atau belanja lainnya. Intinya APBD harus dibelanjakan di DIY agar perekonomian rakyat bergerak,” tandas dia.

Sebelumnya, Asisten Sekda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana menyebut, Pemda DIY belum sampai mempertimbangkan menjamin kebutuhan masyarakat yang melakukan isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Pemda DIY diakui baru sebatas memberikan bimbingan kesehatan melalui fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dengab lokasi isoman.

“Sementara memang kita pantau, namun untuk sementara masih mandiri, namanya juga isoman. Namun kita pantau dari fasyankes terdekat untuk bimbingan bagi warga yang isoman,” tandasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI