Pemda DIY Gandeng Linkaja, Hadirkan Kemudahan dan Keamanan Bertransaksi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY gandeng PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) menghadirkan solusi pembayaran digital guna pengembangan dan implementasi pelayanan publik melalui inovasi ekonomi digital. Kerjasama tersebut dalam rangka pemanfaatan inovasi teknologi digital di berbagai sektor untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, peningkatan kualitas hidup masyarakat dan mendorong tercapainya keuangan inklusif bagi seluruh masyarakat DIY.

Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan evolusi sistem pembayaran berubah dari tunai menjadi non tunai dalam hal ini menjadi digital payment. Sistem pembayaran ini menuntut sistem yang mudah, sederhana dan tentunya aman bagi pihak yang terkait dalam transaksi keuangan. Terlebih lagi dengan adanya pandemi Covid-19 dimana adanya pembatasan mobilitas membuat masyarakat beralih bertransaksi secara digital dan perubahan perilaku di masa pandemi ini turut mengakselerasi sistem keuangan maupun ekonomi digital.

“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT. Fintek Karya Nusantara (LinkAja) yang telah bekerjasama dalam memberikan kemudahan pelayanan publik melalui pemanfaatan inovasi ekonomi digital,” ujar Sultan HB X di usai Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tentang Peningkatan Kinerja Perekonomian Daerah Melalui Inovasi Teknologi Digital yang ditandatangani Gubernur DIY bersama Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja di Gedhong Pracimosono Kepatihan, Jumat (06/11/2020).

Sultan HB X menyampaikan Pemda DIY mendukung sepenuhnya adanya inovasi ekonomi digital yang dapat membantu masyarakat mengakses layanan publik seperti pendidikan, transportasi, kesehatan dan pariwisata dengan lebih mudah untuk keperluan pribadi, bisnis, dan sosial. Solusi inovasi ekonomi digital juga mampu mendukung peningkatan pendapatan daerah seperti dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah secara daring dan realtime kapanpun dimanapun.

“Digitalisasi pembayaran juga bisa membantu operasional pemerintah daerah dengan lebih efisien karena sudah terhubung dengan teknologi. Kami berharap kerjasama ini terimplementasi secara nyata di berbagai sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta mendorong tercapainya keuangan inklusif bagi seluruh masyarakat DIY,” paparnya.

Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja menuturkan kerjasama ini lebih difokuskan untuk digitalisasi mulai dari pembayaran di lingkungan Pemda DIY. Disamping itu, peningkatan kapasitas dan kapabilitas UMKM naik kelas di DIY dengan pelatihan dan pembiayaan baik konvensional dan syariah hingga sertifikasi halal.

“Kami membantu Pemda dalam digitalisasi dari sisi perekonomian dan keuangan supaya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuannya jelas untuk mempercepat inklusi keuangan terutama bagi masyarakat yang masih belum bankable, sehingga kita fokus menargetkan masyarakat menengah ke bawah dan UMKM di DIY,” terangnya.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menambahkan ruang lingkup kerjasamanya berupa penyelenggaraan kegiatan dalam rangka literasi dan inklusi keuangan, penelitian dan pengembangan transaksi keuangan digital serta pemanfaatan data dan informasi hasil inovasi teknologi.

“Kami menggandeng LinkAja sebenarnya guna memudahkan transaksi digital perekonomian guna mendukung cashless di DIY yang masih terbatas. LinkAja ini diharapkan bisa membantu meningkatkan perekonomian di DIY, terutama di sektor transportasi, UMKM, keuangan dan lainnya,” pungkas Made. (Ira)

BERITA REKOMENDASI