Pemda DIY Matangkan Formulasi Uji Coba Semi Pedesterian Malioboro

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY tengah mematangkan dan memperkuat formulasi rencana uji coba kawasan semi pedestrian Malioboro mulai dari manajemen lalu lintas, pemenuhan kantong parkir, penataan sirip-sirip dan sebagainya pada Oktober 2020. Implementasi kawasan semi pedestrian Malioboro tersebut ditargetkan bisa terwujud atau dilaksanakan pada 2021 mendatang.

“Secara garis besar sedang kita siapkan formula uji coba kawasan semi pedestrian Malioboro yang masih harus akan diperkuat lagi. Formulasi tersebut mulai dari manajemen lalu lintasnya, penyediaan kantong parkir, penataan sirip dan sebagainya di kawasan Malioboro,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti kepada KRJOGJA.com di Yogyakarta, Kamis (17/09/2020).

Made menyampaikan dengan melakukan pembatasan kendaraan bermotor untuk melintasi kawasan Malioboro maka dampaknya besar tidak hanya di ruas jalan utamanya semata, tetapi disekitarnya. Untuk itu, pihaknya harus memikirkan kebijakan pengadaan kantong-kantong parkir terutama kendaraan besar seperti bus pariwisata dan sebagainya karena sangat penting dalam penataan semi pedestrian Malioboro termasuk penataan transportasinya.

“Kami masih akan meminta arahan dari Pak Gubernur jika formulasinya sudah fix nantinya. Semisal menerapkan manajemen lalu lintas sistem satu arah modifikasi, penambahan kantong parkir, pengaturan sirip-sirip hingga noda transportasinya di kawasan Malioboro,” tandasnya.

Kepala Biro Administrasi, Perekonomian dan SDA Setda DIY tersebut menegaskan pihaknya tidak semata-mata memikirkan formulasi uji coba kawasan semi pedestrian tetapi dampak sosial dan ekonominya. Kawasan Malioboro merupakan pusat perdagangan dan perekonomian di DIY sehingga tetap harus ada aktivitas ekonomi sehingga harus berkoordinasi dengan Pemkot Yogyakarta dan komunitas warga sekitar.

BERITA REKOMENDASI