Pemda DIY Matangkan Formulasi Uji Coba Semi Pedesterian Malioboro

Editor: Ivan Aditya

Menurut Arif, ‎seyogyanya ujicoba menerapkan dan membandingkan beberapa atau setidaknya dua konsep pengelolaan. Kemudian pada masa evaluasi konsep yang diujicoba saling dibandingkan dengan kondisi saat ini. Evaluasi juga sebaiknya mengacu pada target ideal.

Misalnya jika program semi pedestrian bertujuan untuk menyeimbangkan fungsi ruang (meeting place, market place, dan access), maka distribusi manfaat pada pemangku kepentingan dalam fungsi ruang tersebut yang dievaluasi. Sebagai contoh, jika salah satu yang terdampak dari program adalah access, misalnya adalah pengelolaan kantong parkir yang saat ini ada.

Konsep pertama misalnya kantong parkir sebagai tempat berhenti atau konsep kedua adalah kantong parking sebagai simpul perpindahan pergerakan’. Pada konsep pertama transaksinya statis seperti yang selama ini sudah terjadi. Sedangkan yang kedua lebih dinamis dimana kantong parkir bisa menjadi tempat drop-off/pick-up pejalan kaki.

“Dalam konsep dinamis jumlah transaksi bisa lebih tinggi, dan titik tersebut dapat memperluas area observasi pengunjung, peningkatan pengalaman, dan interaksi atau transaksi pada rute dari titik drop-off/pick-up menuju titik atraksi utama. Evaluasinya kemudian mengukur bagaimana akses tetap mudah, makin lancar, makin banyak interaksi dan pengalaman pengunjung, serta tentunya transaksi di Malioboro,” tambahnya. (Ira/Ria)

BERITA REKOMENDASI