Pemda DIY Selektif Beri Izin Perjalan Dinas

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY selektif dalam memberikan izin kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 yang berasal dari luar daerah.

”Perjalanan dinas ke luar daerah yang tidak terlalu mendesak kami minta untuk tidak dilaksanakan. Jadi seandainya adanya ASN yang terpaksa melakukan perjalanan ke luar daerah sifatnya benar-benar mendesak. Salah satu contoh dari perjalanan luar kota yang mendesak dan harus segera dilakukan di antaranya adalah pengambilan bantuan PCR ke BNPB di Jakarta. Adapun beberapa undangan di luar daerah yang sifatnya pertemuan offline kami sarankan kepada SKPD untuk pamit. Adapun untuk hasilnya bisa tanya atau minta informasi kepada yang hadir,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs K Baskara Aji.

Sekda mengungkapkan, selain bersikap selektif dalam memberikan izin bagi ASN yang mengajukan izin untuk tugas ke luar daerah. Pemda DIY juga melakukan pembatasan terhadap tamu yang akan ingin berkunjung ke DIY kecuali sangat mendesak. Seandainya kunjungan itu memang mendesak dan harus datang maka protokol kesehatan wajib dilaksanakan secara ketat.

”Sebaiknya kalau mau melakukan kunjungan ke DIY harus rapid test sebanyak 2 kali atau melakukan swab. Selain rapid test atau swab, selama pelaksanaan kegiatan mereka wajib melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin,”paparnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan bahwa setiap mengambil bantuan ke Jakarta pihaknya menerapkan prosedur yang ketat yakni sebelum berangkat dan setelah tiba di Yogya, petugas yang bertugas harus menjalani rapid test. Tidak hanya itu petugas juga harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

”Petugas yang kami minta mengambil reagen terakhir ke Jakarta berjumlah 4 orang. Dari keempatnya dibagi dalam 2 mobil yakni diisi masing-masing 2 orang. Dua orang di mobil pengawalan dan lainnya mengawal di mobil yang membawa reagen,” terang Biwara. (Ria)

BERITA REKOMENDASI