Pemda DIY Siap Rampungkan Peningkatan Jalan dan Jembatan

YOGYA (KRjogja.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY tengah memprioritaskan peningkatan jalan dan jembatan dengan kondisi rusak parah serta volume lalulintas padat yang harus rampung pada 2016. Pembangunan maupun perbaikan infrastruktur ini merupakan alokasi APBD DIY 2016 sekitar Rp 88 Miliar guna melindungi keselamatan pengguna jalan dan jembatan.

"Kami berusaha merampungkan peningkatan jalan dan jembatan yang merupakan kewenangan kami tahun ini. Peningkatan dilakukan terutama jalan dan jembatan yang mempunyai dampak besar," kata Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY,Bambang Sugaib kepada KRjogja.com, Senin (5/9/2016).

Bambang mengatakan untuk peningkatan jembatan tahun ini fokus dilakukan pada  jembatan yang berkategori rusak parah dari total lebih dari 200 jembatan DIY dengan kategori kondisi baik, sedang hingga rusak berat. Jembatan berkategori rusak berat tersebut yaitu jembatan Kalidengen (14 Meter) di Kulonprogo dan Jembatan Bembem (7 Meter) di Imogiri Timur menjadi program peningkatan tahun 2016. Kemudian jembatan lainnya yang ditingkatkan adalah Jembatan Kisik Kidul Kulonprogo dan Jembatan Brantan di Kulonprogo.

"Rata-rata jembatan yang ditingkatkan ini karena rapuh di makan usia dengan skala prioritas. Kita harus meningkatkan aksesibilitas utama baik menuju akses wisata maupun jalur strategis," imbuh Bambang.

Sedangkan peningkatan jalan dilakukan pada ruas Tegalsari-Klepu sepanjang 6 Km di daerah perbatasan kabupaten Kulonprogo dan Purworejo, peningkatan jalan di Gunungkidul lebih diutamakan ke akses menuju Wonosari yaitu ruas jalan Dodogan-Playen (2,21 Km) dan Playen- Gledak (3,94 Km) serta akses penunjang wisata mulai simpang empat Wonosari-Mulo dan Mulo- Pantai Baron. (Fir)

BERITA REKOMENDASI