Pemda DIY Siapkan Inovasi Penanaman Pola Off Season

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Pengaturan tata niaga pangan di DIY tidak hanya fokus mengejar hasil produksi maupun serapan bahan pangan dari produsen, distributor lalu konsumen semata. Tetapi, Pemda DIY dalam hal ini sekaligus menjamin agar produsen dapat meningkatkan produktivitasnya sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat DIY dan mengendalikan inflasi dengan menerapkan pola tanam di luar musim atau off season.

Kepala Biro Administrasi, Perekonomian dan SDA Setda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti
menegaskan guna pemenuhan kebutuhan bahan pangan tersebut masih terkendala musim tanam. Sehingga, pihaknya terus melakukan pembahasan mendalam terkait pengaturan pola tanam di luar musim di DIY.

“Contohnya tanaman padi sangat tergantung ketersediaan air, namun ada produk lain yang tidak tergantung dengan aliran irigasi yaitu bawang merah dan cabai. Kita sedang melakukan penelitian jika kedua komoditi tersebut bisa diproduksi sepanjang tahun, meski di luar musim atau off season,” ujar Made di kantornya Komplek Kepatihan, Rabu (30/9).

Made mengatakan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY telah melakukan penelitian dan pengembangan teknologi menanam komoditi di luar musim. Maka perlu adanya optimalisasi kebijakan pengaturan pola tanam dalam mendukung ketersediaan pangan dan pengendalian inflasi di DIY.

“Potensi lahan pertanian di DIY sebesar 239.480 hektare yang terdiri dari 52.020 hektare lahan sawah dan 187.460 hektar lahan bukan sawah. Bawang merah dan cabai merah merupakan komoditi yang paling sering dibutuhkan masyarakat sehingga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI