Pemda DIY Siapkan Sekolah UMKM

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY terus berupaya meningkatkan pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari hulu ke hilir agar semakin naik kelas. Untuk itu, pihaknya tengah berencana mendirikan sekolah UMKM di DIY berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait guna mewujudkan UMKM naik kelas. Pembinaan UMKM DIY tersebut sekaligus akan disinergikan dengan Sistem Informasi Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha alias SiBakul Jogja yang telah dimiliki selama ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pemberdayaan UMKM di DIY agar bisa naik kelas melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait. Stakeholder swasta bisa masuk membina UMKM dari hulu ke hilir disesuaikan dengan kondisi dan permasalahan yang ada di UMKM.

“Pembinaan UMKM tersebut dari sisi produksinya, peningkatan literasi digitalisasi, sekolah UMKM di DIY. Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dengan harapan muncul UMKM unggulan atau champion dari pembinaan tersebut. UMKM champion inilah yang akan menjadi pilot project pembinaan supaya bisa naik kelas melalui rencana sekolah UMKM,” ujarnya di Komplek Kepatihan, Senin (06/09/2021).

Siwi menyampaikan Dinas Koperasi dan UKM DIY tengah fokus mematangkan rencana pendirian sekolah UMKM tersebut, termasuk berkolaborasi dengan stakeholder terkait. Upaya pembinaan UMKM dengan membentuk sekolah wisata ini sesuai arahan Gubernur DIY yang akan direalisasikan segera mungkin. Maka, pihaknya akan melakukan pembahasan lebih detail dengan stakeholder baik terkait lokasi sekolah, potensi, pembinaan secara bertahap dan lainnya, apalagi kelas UMKM yang bisa tembus ekspor.

“Pak Gubernur meminta agar UMKM lokal bisa menjadi Nasional lalu International alias naik kelas atau UMKM Kelas. Pembinaan ini tidak hanya sekedar pelatihan, juga akan difasilitasi akses lembaga pembiayaan. Upaya ini akan segera diwujudkan dan disinergikan dengan SiBakul Jogja yang juga memiliki sistem pembinaan pemberdayaan UMKM,” terangnya.

Sebelumnya Gubernur DIY Sultan HB X menyatakan Pemda DIY senantiasa mengupayakan UMKM di DIY terus naik kelas supaya meningkatkan penghasilan, mutu produk maupun jaringan. Dalam hal ini, pihaknya memiliki SiBakul Jogja guna membantu agar UMKM DIY terus berkembang dan naik kelas. UMKM DIY yang tergabung dalam SiBakul Jogja tidak hanya mendapatkan fasilitas pembinaan semata, bahkan dibantu bebas ongkos kirim (ongkir) di Pulau Jawa pada 2020 lalu dan dikembangkan untuk ekspor pada 2021 ini.

“Lebih dari 4.000 UMKM di DIY ini mempunyai potensi yang bisa kita kembangkan, salah satunya dengan membangun jaringan, bukan besar kecilnya unit usaha. Saya yakin jaringan-jaringan itu bisa menumbuhkan potensi-potensi baru dan silahkan dipilih potensi market yang paling kuat. Saya mendukung apabila akan didirikan sekolah UMKM atau sentra pelatihan bagi UMKM di DIY supaya benar-benar bisa mengembagkan potensinya dan naik kelas,” tandasnya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menambahkan Pemda DIY siap berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait dalam rangka pemberdayaan UMKM di DIY. Sinergitas tersebut baik itu melakukan fasilitasi terhadap pemasaran produk UMKM maupun kegiatan yang terkait dengan pemberdayaan UMKM. Bahkan tengah dimatangkan akan menyelenggarakan sekolah UMKM supaya naik kelas dan memberikan pemberdayaan UMKM DIY agar melek teknologi. (Ira)

BERITA REKOMENDASI