Pemda DIY Sulit Intervensi Langsung

YOGYA (KRjogja.com) – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY menyampaikan tengah berusaha berkordinasi dan melakukan stabilisasi harga komoditas cabai yang kini mencapai di atas Rp 60.000/Kg. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sendiri sulit melakukan intervensi langsung untuk mengendalikan harga cabai yang setiap hari semakin mahal karena anomali cuaca seiring dengan keterbatasan pasokan dan banyanya permintaan.

"Memang betul, komoditas cabai merupakan salah satu komponen penyumbang inflasi daerah. Karena cuaca mengakibatkan produktivitasnya menurun, jadi panen tidak optimal dan banyak permintaan sehingga harga naik," ujar Pengarah TPID DIY, Gatot Saptadi kepada KR, Selasa (8/11/2016).  

Gatot mengatakan secara terstruktur,  pihaknya belum berencana mendatangkan komoditas cabai dari luar daerah, karena harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas terkait.  Selain itu, pihaknya tidak bisa  langsung melakukan intervensi komoditas di luar beras seperti cabai.

"Kita perlu koordinasikan lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait karena dari sisi produksi cabai jelas terganggu karena cuaca dan dari sisi distribusi cukup panjang. Karena tidak bisa intervensi langsung, maka perlu dikomunikasikan apabila akan menggelar OP atau memperpendek jalur distribusi guna stabilisasi harga cabai," kata Gatot.

Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY ini mengakui capaian produktivitas cabai di DIY memang belum optimal terlebih dengan anomali cuaca yang terjadi. Selain itu,  problematika panjangnya rantai distribusi komoditas cabai perlu segera dikomunikasikan oleh pemerintah.

"Inflasi di DIY perlu diwaspadai jika sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Sejauh ini baik petani, pedagang dan konsumen belum mengeluhkan kenaikan harga cabai jadi masih dalam batas kewajaran," tandas mantan penjabat Bupati Sleman tersebut.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yuna Pancawati menyampaikan pihaknya belum ada rencana menggelar operasi pasar (OP) cabai meskipun harga komoditas tersebut terus meroket. OP cabai cukup sulit dilakukan karena cabai tidak bisa tahan lama.

"Harga cabai semakin hari semakin mahal di DIY. Harga cabai merah keriting mencapai Rp 60.500/Kg, cabai merah besar Rp. 61.500/Kg, cabai rawit hijau Rp 30.000/Kg dan cabai rawit merah Rp 58.000/Kg," papar Yuna. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI