Pemda DIY Upayakan Pengadaan Bank Tanah

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berupaya mengupayakan menyediakan Bank Tanah atau Land Banking secara bertahap apabila Peraturan pemerintah (PP) terkait Bank Tanah yang merupakan turunan dari Undang Undang (UU) Cipta Kerja telah ditetapkan. Kehadiran Bank Tanah ini diharapkan mampu menekan tingginya angka kekurangan rumah (backlog) sebesar 250 ribu unit yang disebabkan mahalnya harga tanah di DIY.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Beny Suharsono mengatakan Pemda telah berupaya menyediakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2P) di DIY sesuai arahan dari pemerintah saat ini. Namun, jika Pemda harus menyediakan Land Banking maka pihaknya akan mengupayakan apabila sudah ada payung hukum berupa PP)terkait Bank Tanah yang merupakan turunan dari Undang Undang (UU) Cipta Kerja ditetapkan dan mengingat nantinya.

“Karena beberapa aktivitas, pembatasan zonasi sudah ada di Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten/Kota masing-masing. Sampai kesana, apakah kemampuan kita menyediakan Land Banking bisa dilakukan?. Pada sisi lain, kita sudah beli beberapa aset sebenarnya tetapi tidak utuh tanah yang luas karena kapasitas tanah yang luas di lapangan,” tutur Beny kepada KR di Komplek Kepatihan, Kamis (21/1).

BERITA REKOMENDASI