Pemda Gelar Silaturahmi Virtual

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY kembali menggelar syawalan atau halal bihalal pada bulan Syawal tahun 1442 Hijriah, setelah absen selama satu tahun pada awal pandemi 2020 lalu. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang digelar open house terbuka bagi masyarakat, syawalan kali ini digelar secara dalam jaringan (daring) pada Senin (31/05/2021).

Kabag Humas Biro Umum, Humas dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menyampaikan kegiatan syawalan digelar sebagai ajang silaturahmi antara Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dan Wagub DIY Paku Alam X dengan masyarakat. Meskipun tidak bisa bertatap muka dan berjabat tangan langsung, namun diharapkan tidak mengurangi esensi silaturahmi dan halal bihalal.

”Kita menggunakan format yang baru dengan menyesuaikan kebijakan baru sesuai arahan pemerintah pusat, yaitu halal bihalal secara virtual. Kami sekaligus ingin memberikan contoh kepada masyarakat masih bisa saling silaturahmi, saling memaafkan dalam momen Idul Fitri melalui virtual atau melalui online, tanpa bertemu langsung secara fisik,” katanya.

Karena pandemi maka format syawalan dibuat berbeda di mana seluruh Bupati/ Walikota beserta wakilnya akan hadir bersamaan secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Termasuk juga masyarakat DIY yang berada di Jakarta dapat mengikuti acara tersebut.

”Pak Gubernur dan Pak Wagub menyempatkan diri untuk bertandang ke Jakarta guna bersilaturahmi dengan masyarakat DIY di Jakarta sebelumnya. Kami juga turut mengundang ketua-ketua paguyuban serta perwakilan-perwakilan masyarakat di Jakarta yang dikoordinasi Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DIY. Pokoknya kita buat semua bisa bersilaturahmi meskipun tidak bertatap muka,” terangnya.

Gubernur DIY beserta Ibu dan Wagub DIY beserta Ibu hadir secara luring di Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan bersama jajaran Kepala Forkompimda DIY. Sedangkan untuk Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta bupati/walikota, tetap daring dari kantor masing-masing. Acara berlangsung dari pukul 10.00 – 12.00 WIB sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

”Jumlah yang hadir dan waktunya kita batasi tidak boleh lebih dari 2 jam di ruang tertutup. Kita pastikan menjalankan prokes ketat, termasuk tes geNose bagi peserta sebelum masuk ruangan,” tambahnya.

Pemda DIY mempersilakan masyarakat umum bergabung pada acara tersebut melalui aplikasi zoom meeting. Tata cara pendaftaran akan diumum kan melalui media sosial milik Humas Pemda DIY. Namun, karena keterbatasan kuota, peserta dibatasi. (Ira)

BERITA REKOMENDASI