Pemkot Alokasikan Rp 21 M untuk Pembelian Delapan Bidang Lahan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Melalui APBD Perubahan 2020 Pemkot Yogya mengalokasikan sekitar Rp 21 miliar untuk pembelian delapan bidang lahan. Mayoritas lahan yang dibeli Pemkot pun kelak dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk ruang terbuka hijau publik (RTHP).

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispetaru) Kota Yogya Wahyu Handoyo, menjelaskan sisa waktu efektif untuk kegiatan pengadaan lahan tersebut hanya 2,5 bulan. “Kami sudah menghitung tahapannya dan bisa direalisasikan karena itu bagian dari skala prioritas,” jelasnya.

Dari delapan bidang lahan tersebut, lima bidang di antaranya untuk kepentingan RTHP. Masing-masing di wilayah Kelurahan Sorosutan, Ngampilan, Pakuncen, Prenggan, dan Sosromenduran. Kemudian dua bidang untuk fasilitas umum yakni Kelurahan Giwangan dan Suryatmajan, sedangkan satu bidang lainnya untuk kepentingan normalisasi simpang di Jalan Tegalturi.

Kepala Bidang Pertanahan Dispetaru Kota Yogya Sarmin, menambahkan berkaca pada tahun 2018 lalu dalam tempo waktu yang hampir sama pihaknya bisa menyelesaikan pengadaan belasan bidang lahan. Oleh karena itu pihaknya optimis dengan sisa waktu yang ada, kegiatan tersebut juga dapat direalisasikan.

“Kami sudah lakukan verifikasi data. Para pemilik lahan juga sudah kami undang untuk pencermatan awal. Selanjutnya nanti akan ada apraisal dan targetnya pertengahan Desember sudah terjadi pembayaran,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI