Pemkot Kesulitan Cari Lahan Buat Toilet Malioboro

YOGYA (KRjogja.com) – Kepala Bidang Permukiman dan Saluran Dinas Kimpraswil Kota Yogyakarta Hendra Tantular menerangkan, pihaknya selama ini berusaha mengatasi berbagai kendala pariwisata di kawasan Malioboro, diantaranya dengan membangun toilet di kawasan tersebut. Sayang tidak ada lagi lahan yang cukup untuk pembangunan toilet, baik permanen maupun portabel.

"Keberadaannya (toilet) masih sangat kurang. Pemkot sebenarnya mau menambahi, tidak masalah, tapi tidak ada tempat lagi. Kalau dipasang di sekitar toko akan ada yang mempermasalahkan, karena bau pesing dan sebagainya," jelasnya, Senin (6/8) di Yogyakarta.

Karena itu ia berharap semua pertokoan di kawasan Malioboro bisa menyediakan toilet umum bagi pengunjung. Ini seperti yang sudah dilakukan beberapa pusat belanja seperti Malioboro Mall. "Tapi yang paling banyak dikunjungi adalah toilet umum di depan DPRD DIY yang dikelola UPT Malioboro. Toilet itu cukup bersih dan terawat," imbuhnya. 

Ia menambahkan, saat ini terdapat lima toilet umum di kawasan  Malioboro, yang pernah dibuat Kimpraswil. Tiga toilet permanen ada di sekitar pos polisi Tugu, samping Hotel Mutiara, dan sekitar Gedung DPRD.

"Dua toilet portabel kami tempatkan di titik nol dan Taman Parkir Senopati, dan berfungsi baik," pungkasnya. (Den)
 

BERITA REKOMENDASI