Pemkot Siap Tangkal Berita Hoax Corona

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Terbitnya instruksi Gubernur DIY terkait kewaspadaan risiko penularan Covid-19 atau Corona Virus Desease, langsung disikapi Pemkot Yogya. Salah satunya dengan menyiapkan posko serta mengoptimalkan standar oprasional prosedur atau SOP penanganannya.

Meski demikian, masyarakat juga diimbau agar tidak perlu panik. Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, mengungkapkan SOP itu tidak sekadar penanganan terhadap siapa pun yang diduga tertular Covid-19 melainkan prosedur lainnya.

”Misalnya untuk merekam video pasien, kita atur siapa yang boleh merekam. Petugas medis boleh merekam untuk tujuan tindakan. Tapi jangan sampai sesuatu yang tidak pasti itu menjadi viral dan meresahkan masyarakat,” urainya.

Selain itu, posko yang dibangun Pemkot Yogya juga tidak terlihat mencolok, agar masyarakat tidak panik. Keberadaan posko sebenarnya sudah disebar di wilayah, terutama untuk memberi rasa aman di masyarakat serta menangkal berita bohong atau hoaks terkait Covid-19. Apalagi sejauh ini di DIY juga belum ada kasus penularan Virus Corona tersebut.

”Kita sudah meminta Dinas Kesehatan agar mengkoordinasikan semua petugasnya supaya punya bahasa yang sama,” imbuhnya.

Terkait penanganan terhadap warga yang diduga mengalami gejala mirip Covid-19, menurut Heroe, yang akan diterjunkan pertama kali ialah petugas PSC 119. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) agar ketika menemui tamu yang sakit dengan gejala Covid-19, segera menghubungi PSC 119.

Petugas PSC 119 juga akan langsung melakukan penjemputan serta memberikan deteksi awal. Antisipasi paling jitu, imbuh Heroe justru berasal dari kesiapan masyarakat.

Warga yang memiliki kekebalan tubuh bagus, tidak akan mudah ditulari virus apapun. Oleh karena itu ia mengingatkan pentingnya membiasakan pola hidup bersih dan sehat.

”Tidak perlu panik. Waspada namun juga tetap santai saja. Justru penularan paling bahaya ialah TBC karena melalui udara. Kalau COVID-19 ini kan lewat percikan atau sentuhan,” imbaunya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI