Pemkot Yogya Antisipasi Munculnya Klaster di Kotabaru

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogya mengantisipasi agar tidak terjadi klaster baru di wilayah Kotabaru. Hal ini seiring temuan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang potensi penularannya cukup tinggii.

Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogya Heroe Poerwadi, total ada sembilan kasus positif yang ditemukan dalam satu lingkaran penularan. “Awalnya kami temukan warga berusia 81 tahun yang meninggal dunia dengan hasil swabnya ternyata positif. Setelah kami tracing, ternyata dua cucu dan satu anaknya juga positif,” jelasnya dalam jumpa pers, Rabu (9/9).

Kemudian dari satu anak yang positif tersebut ternyata memiliki kontak erat dengan berbagai elemen masyarakat. Termasuk Lurah Kotabaru serta petugas linmas setempat yang akhirnya turut terpapar. Bahkan kemarin juga ditemukan tambahan tiga orang konfirmasi positif hasil penelusuran, salah satunya ialah Ketua RW setempat. Dengan demikian, sementara ditemukan sembilan kasus positif dalam satu proses penelusuran.

Heroe mengaku, warga tersebut merupakan aktivis di kampung maupun kelurahan. Yang bersangkutan memiliki rasa sosial yang tinggi sehingga hampir semua waktunya dicurahkan untuk membantu orang lain. “Yang menjadikan ini agak banyak karena aktivitas yang tinggi dari satu orang itu. Sekarang sedang kita coba kendalikan agar tidak meluas,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI