Pemkot Yogya Kaji Pembangunan Sekolah Wilayah Selatan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogya hingga saat ini masih mengkaji untuk membangun sekolah, khususnya jenjang SMP negeri di wilayah Yogya selatan. Beberapa kajian meliputi lulusan SD, sebaran SMP negeri, kebutuhan guru, dan ketercukupan lahan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogya Budi Santoso Asrori, mengungkapkan dari sisi sebaran SMP negeri diakuinya belum merata. “Banyak SMP negeri berada di Yogya utara. Dari total 16 SMP negeri, yang berada di selatan hanya lima sekolah. Sisanya berada di sisi utara,” jelasnya.

Baca juga :

Sultan Prihatin Kasus Korupsi Dana Desa di Kulon Progo
Alasan Kotagede Jadi Kota Terindah di Asia Versi CNN Internasional

Demikian juga dari total daya tampung SMP negeri yang mencapai 3.500 kursi. Wilayah di Yogya selatan hanya terdapat 900 kursi, dan sisanya atau 2.600 kursi berada di Yogya utara.

Akan tetapi, jika ditambah dengan daya tampung SMP swasta bisa naik dua kali lipat yakni 9.500 kursi. Total daya tampung SMP negeri dan swasta itu pun lebih banyak dibanding warga kota lulusan SD yang mencapai 7.500 siswa.

Terkait dengan kebutuhan guru, Budi mengaku harus mempertimbangkan hingga kurun waktu tiga atau empat tahun ke depan. Pada kurun waktu tersebut, ribuan guru di Kota Yogya akan mengalami masa pensiun. Begitu juga terkait ketercukupan lahan, Pemkot masih kesulitan mencari lokasi yang memadai untuk membangun sekolah di Yogya selatan.

“Itu semua menjadi pertimbangan kami. Tidak mudah untuk membangun sekolah baru di Yogya selatan. Bukan soal lahan yang memadai, namun juga pemerataan guru yang setiap tahun jumlahnya terus menurun. Pernah ada wacana memanfaatkan SD Karangsari di Rejowinangun, namun masih kami kaji juga,” urai Budi.

Oleh karena itu salah satu upaya jangka pendek yang bisa dilakukan untuk pemenuhan dan pemerataan akses sekolah khususnya SMP negeri di Kota Yogya dapat dilakukan melalui kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Terutama dengan mengakomodir aspirasi masyarakat.

Sebelumnya, jajaran DPRD Kota Yogya memberikan catatan kepada Pemkot terkait pemerataan akses pelayanan pendidikan. Salah satunya usulan pembelian lahan di Yogya selatan untuk dibangun sekolah negeri. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI