Pemkot Yogyakarta Siap Lelang 63 Kendaraan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Lelang kendaraan bermotor milik Pemkot Yogya periode tahun ini bakal digelar pekan depan atau 9 Agustus 2018. Total terdapat 63 unit kendaraan yang siap dilelang dan dibagi dalam tiga paket.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogya Andy Sasongko, menjelaskan teknis lelang akan dilakukan secara online oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Yogyakarta. ”Pihak KPKNL Yogyakarta sudah memberikan kepastian jadwal lelang pada 9 Agustus 2018 mendatang,” jelasnya.

Baca juga :

Pemkot Yogyakarta Gagas Geraka Seribu ‘Tumbler’

Pengurukan TPST Piyungan Terhambat Keberadaan Sapi

Meski akan dibagi dalam tiga paket, namun seluruhnya digelar pada hari yang sama mulai pukul 09.00 WIB. Kendaraan yang akan dilelang terdiri dari roda dua, roda tiga, dan roda empat atau lebih.

Pada paket pertama, terdapat 20 sepeda motor dengan harga limit yang bervariasi antara Rp 623.000 hingga Rp 1.212.000. Sedangkan pada paket kedua akan dilelang 19 sepeda motor dan dua sepeda motor roda tiga yang diproduksi antara 1996 hingga 2009.

Sementara pada paket ketiga, seluruhnya berisi 20 kendaraan roda empat dengan tahun pembuatan tertua 1990 dan termuda 2007. Harga limit terendah adalah Rp 3,6 juta untuk Suzuki Carry tahun 1993, sedangkan harga limit tertinggi yang ditawarkan mencapai Rp 21,2 juta untuk Mitsubishi L-300 dengan tahun pembuatan 2005.

Andhy menjelaskan, total harga limit untuk seluruh kendaraan yang akan dilelang tahun ini mencapai Rp 207.074.000. Masyarakat yang ingin mengikuti lelang dapat mendaftar dan mengaktifkan akun melalui laman www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id kemudian melengkapi syarat yang ditetapkan seperti mengunggah softcopy KTP, memasukkan data nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan nomor rekening bank atas nama sendiri.

Sedangkan penawaran lelang dilakukan secara tertulis melalui Aplikasi Lelang Email (ALE) dan menyerahkan uang jaminan dengan nilai minimal 20 persen dari harga limit atau maksimal 50 persen dari harga limit kendaraan. ”Uang jaminan yang disetorkan tersebut akan dikembalikan ke peserta apabila mereka tidak memenangi lelang,” jelasnya.

Bagi peserta dapat melihat secara langsung kendaraan yang akan dilelang untuk mengetahui kondisi fisiknya dengan mendatangi Gudang Aset BPKAD Kota Yogya di Jalan Nyi Pembayun Nomor 19 Kotagede. Khusus untuk Mitsubishi L-300 2005 dapat dilihat di parkir basement Gedung Blok H RS Jogja.

Lelang kendaraan dinas yang tidak lagi dioperasionalkan, imbuh Andhy dilakukan untuk penghapusan aset dan pemerintah kemudian akan melakukan peremajaan kendaraan dinas sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran. ”Usia operasional kendaraan diupayakan maksimal tujuh tahun, baik untuk kendaraan roda empat maupun sepeda motor. Jika lebih dari itu, maka biaya perawatannya bisa cukup besar sehingga tidak efisien dari segi anggaran,” jelasnya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI