Pemkot Yogyakarta Turunkan Paksa Reklame di Malioboro

YOGYA (KRjogja.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menurunkan paksa sekitar 32 papan reklame pada 17 titik di kawasan Malioboro yang dinilali melanggar aturan, Rabu (11/7) malam hingga Kamis (12/7) dinihari. Langkah tegas ini dilakukan setelah batas akhir dari surat peringatan yang dilayangkan tidak mendapat respon dari pemiliknya.

"Yang jelas, malam ini bertahap dulu. Tidak langsung semuanya. Terutama, yang mudah diturunkan dan posisinya melintang," tegas Kasie Pendataan dan Pendaftaran Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan (DPDPK) Kota Yogyakarta, Tugiarto disela operasi penurunan reklame.

Dalam operasi ini Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti turut melakukan pemantauan. Ia berharap, semua pengusaha dapat berlaku kooperatif salam mentaati Perwal 85/2011 tentang penataan reklame kawasan Malioboro, pasalnya, peraturan tersebut sudah disosialisasikan sejak tahun lalu sehingga tahun ini sudah tidak ada toleransi bagi papan reklame yang melintang serta berukuran besar.

“Operasi penurunan reklame kali ini juga menjadi bagian dari proses penataan kawasan Malioboro untuk menampakkan wujud asli gedung cagar budaya,” tegasnya. (M-6/*1)

BERITA REKOMENDASI