Pemuda Pancasila DIY Komitmen Netral di Pilpres 2019

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) DIY berkomitmen untuk netral di kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2019. Hal tersebut dikumandangkan sebagai bentuk komitmen PP dalam menjaga kondusivitas iklim perpolitikan di antara para anggota khususnya di wilayah DIY. 

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila DIY Faried Jayen Soepardjan mengatakan komitmen netral tersebut merupakan tindak lanjut pernyataan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional PP Pusat Japto Soerjosoemarno beberapa waktu lalu. Menurut dia, PP DIY tidak ingin ikut larut dalam arus kubu pasangan nomor urut satu ataupun dua yang dewasa ini begitu kental terasa. 

“Kami PP DIY menyatakan bersikap netral dalam pilpres 2019. Kami tidak ingin ikut hanyut dalam iklim politik kubu nomor 1 atau 2. Namun demikian, bukan berarti kami tidak berkontribusi dalam pilpres karena PP tetap membebaskan anggota untuk memilih pilihan sesuai hati nurani masing-masing,” ungkap Faried Jayen usai peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara Sabtu (10/11/2018) petang. 

PP DIY menurut Faried Jayen akan berlaku tegas pada oknum anggota yang dengan sengaja memanfaatkan keanggotaan untuk mengeruk keuntungan pribadi dalam pilpres nanti. “Indikasinya sudah ada dan selalu ada, oknum yang menyalahgunakan keanggotaan PP untuk keuntungan pribadi. Kami ingatkan bahwa jika terbukti maka akan disanksi tegas,” lanjut dia. 

Meski begitu, untuk kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) di mana tercatat 24 kader PP DIY ikut ambil bagian, Faried Jayen menyampaikan bahwa anggotanya diberikan kewajiban mendukung kader PP yang calon legislatif (caleg) di masing-masing daerah pilih. “Kalau pileg itu berbeda, anggota bisa membantu caleg kader PP sesuai daerah pemilihnya. Di DIY tercatat ada 24 kader PP yang maju menjadi caleg dari berbagai partai politik dan wajib didukung,” tandasnya. 

Sementara terkait ziarah ke TMP Kusumanegara, Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP3) DIY Yuni Astuti menambahkan pihaknya memang memiliki agenda program untuk memberikan apresiasi sekaligus penghormatan pada para pahlawan. “Tidak hanya ziarah yang baru saja kami lakukan tapi juga ada pemberian tali asih bagi penjaga TMP Kusumanegara dan nanti penjaga palang pintu kereta api. Kami tidak hanya menghargai jasa para pahlawan yang gugur di medan pertempuran, namun pahlawan-pahlawan yang mungkin terabaikan di masa sekarang ini,” ungkapnya. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI