Penanggulangan Pandemi, Pasar Modal Indonesia Telah Gelontorkan Dana Rp 15,95 M

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menyelenggarakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) secara berkesinambungan untuk penanggulangan Covid-19 hingga saat ini. Kegiatan CSR tersebut merupakan salah satu kegiatan utama yang termasuk dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-44 Pasar
Modal Indonesia untuk memulihkan kesehatan masyarakat yang diharapkan dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

SRO menyerahkan 5 unit mobil untuk mendukung kegiatan vaksinasi, 800 unit baju hazmat, 200 unit faceshield, 400 masker medis, 400 pasang sarung tangan, 40 unit oximeter, 10.000 unit rapid antigen senilai Rp 175 juta dan 1 unit oxygen concentrator senilai Rp15 juta di DIY. SRO sekaligus menyerahkan santunan kepada 14 ahli waris tenaga kesehatan (nakes) di DIY yang gugur saat penanggulangan Covid-19 sebesar Rp 168 juta dan pelaksanaan sentra vaksin di Bantul sebanyak 4.500 dosis vaksin. Acara tersebut turut dihadiri Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, Kepala OJK DIY Parjiman, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, Direktur BEI Hasan Fawzi dan Laksono Widodo, Direktur KPEI Iding Pardi serta Direktur KSEI Syafruddin pada Kamis (21/10).

Direktur KSEI sekaligus Ketua HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia Syafruddin menegaskan SRO akan terus berupaya untuk mengalokasikan dana tersebut untuk kegiatan yang tepat sasaran. Berdasarkan rencana kegiatan yang telah direncanakan, total dana yang sudah digunakan mencapai Rp15,95 miliar untuk berbagai bentuk kegiatan hingga akhir Oktober 2021

“Dana yang terkumpul tersebut, kami pastikan dana yang terkumpul baik dari pendapatan transaksi bursa dan jasa kustodian sentral serta donatur digunakan secara tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan, baik dari bentuk kegiatan, waktu dan tempat pelaksanaan, pihak penerima serta pihak-pihak yang tepat,” tuturnya.

BEI

BERITA REKOMENDASI