Penataan Fasad Kawasan Malioboro Tunggu Pergub

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Penataan fasad atau wajah bangunan pertokoan di kawasan Malioboro masih menunggu payung hukum atau regulasi pengaturan yang akan dibuat dalam Peraturan Gubernur (Pergub).

"Selanjutnya, revitalisasi baru bisa dilakukan apabila permasalahan sosial antara pemilik toko dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) sudah mencapai kesepakatan," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Hananto Hadi Purnomo.

Dikatakan, fasad bangunan pertokoaan di kawasan Malioboro sudah lama diketahui bentuknya. Hal tersebut sudah ada dalam grand desain revitalisasi kawasan Malioboro hasil sayembara tahun 2014 lalu, diantaranya desain fasad bangunan pertokoan.

Hananto menegaskan, pengerjaan fisik untuk penataan fasad bangunan cukup mudah, yang sulit justru menata calon pemakainya atau permasalah sosialnya. Sementara terkait perlunya regulasi penataan fasad bangunan di kawasan Malioboro dengan adanya Pergub, hal tersebut berhubungan dengan adanya subsidi atau insentif dari Pemda DIY bagi pemilik bangunan pertokoan.

Sekda DIY Gatot Saptadi menyampaikan rencana penataan fasad bangunan pertokoaan di kawasan Malioboro tetap berjalan setelah pembangunan jalur pedestrian dan pembenahan vegetasi selesai. (Ira)

BERITA REKOMENDASI