Penerapan E-Raport, Perlu Data Akurat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kebijakan pemerintah untuk menerapkan eraport di sekolah merupakan langkah maju dalam dunia pendidikan. Karena dengan adanya e-raport selain memudahkan kerja guru dalam membuat laporan akademik, orangtua bisa lebih mudah dalam mengetahui nilai anak-anaknya.

"Secara prinsip saya mendukung adanya kebijakan e-raport. Namun seandainya kebijakan e- raport nantinya benar-benar diterapkan, harus didukung oleh data yang akurat. Sehingga kebijakan itu bisa menjamin kemudahan setiap orangtua untuk mengetahui nilai raport anakanaknya," kata pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof Dr Ariswan.

Baca juga :

Kebun Bunga Celosia Spot Baru Selfie di Tanjungsari
Disdikpora DIY Dukung Penerapan E-Raport

Ariswan mengungkapkan, memperhatikan urgensi raport bagi siswa dan orangtua, kebijakan implementasi e-raport perlu dibarengi dengan kebijakan yang berorientasi pada kemudahan akses pada isi raport tersebut. Jadi sebelum kebijakan itu diterapkan perlu dipastikan masyarakat khususnya orangtua bisa mengakses isi e-raport dengan mudah.

"Kalau memang masyarakat mudah untuk mengakses isi raport melalui e-raport, penerapan kebijakan tersebut tidak ada masalah. Namun sebaliknya jangan lakukan kebijakan itu manakala tidak diimbangi dengan kemudahan akses. Karena salah satu tujuan dari kebijakan itu memudahkan orangtua dalam membaca laporan perkembangan hasil pembelajaran anakanaknya," terang Ariswan.

Mantan ketua dewan pendidikan Kota Yogyakarta ini menambahkan, nilai raport sesuatu hal yang penting diketahui oleh siswa yaitu anakanak dan orangtua di seluruh Indonesia. Melalui raport itu orangtua bisa mengukur dan berharap pada masa depan anak-anaknya. Namun karena kondisi orangtua cukup beragam dan tersebar di seluruh Indonesia baik yang tinggal di kota maupun sebagian besar juga di pelosok yang jauh dari jangkauan teknologi informasi.

"Lebih eksplisit lagi masyarakat Indonesia ini masih jauh dari terwujudnya cita- cita bangsa. Yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana tersurat dalam sila kelima Pancasila," ujarnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI