Pengajar HI UGM Deklarasikan Dukungan Kepada Palestina

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRjogja.com, Kecaman atas keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menetapkan secara sepihak Yerusalem sebagai Ibukota Israel, tak hanya datang dari masyarakat umum di penjuru tanah air.

 

Sebagai komunitas akademik, pengajar Hubungan Internasional (HI) UGM juga mendeklarasikan dukungannya kepada kemerdekaan Palestina. Deklarasi tersebut diungkapkan oleh Dr. Siti Mutiah Setiawati, pakar kawasan Timur Tengah, dalam konferensi pers di Departemen Ilmu HI UGM, Kamis (14/12/2017) sore.

“Sebagai pengajar HI UGM, kami mendukung kemerdekaan Palestina dan mendukung Pemerintah Indonesia secara konsisten mengupayakan kemerdekaan Palestina,” ungkap Siti yang dalam konferensi pers tersebut didampingi Dr. Nur Rachmat Yuliantoro, Kepala Departemen HI UGM.

Deklarasi tersebut didasarkan Siti dengan fakta bahwa keberadaan Israel di Gaza, West Bank, dan Dataran Tinggi Golan pada saat ini adalah pendudukan yang melanggar hukum internasional.

Dalam kaitannya dengan Yerusalem, Siti mengungapkan bahwa Resolusi PBB nomor 476 Tahun 1980 juga telah menegaskan bahwa deklarasi Israel yang hendak mencaplok Yerusalem sebagai ibukota negara tersebut adalah null and void (batal dan tidak berlaku lagi).

Resolusi PBB tersebut dirumuskan karena organisasi internasional tersebut sejak awal telah memandang apa yang dilakukan Israel sebagai pendudukan yang tidak sah dan melanggar hukum internasional.

“Jadi kalau sejak dulu sudah tidak didukung dunia internasional dan memang melanggar hukum internasional, kenapa sekarang harus berbeda?,” ungkap Siti sembari mengkritik keputusan Presiden Trump tersebut.

Guna menindaklanjuti fenomena tersebut, HI UGM berharap pemerintah senantiasa konsisten mengupayakan kemerdekaan Palestina dengan berbagai kanal diplomasi yang ada. Lobi penggalangan dukungan kepada Organisasi Kerjama Islam (OKI) yang saat ini sangat getol dilakukan Presiden Joko Widodo, juga didukung penuh oleh HI UGM.

“Dukungan Presiden Jokowi sejauh ini sangat riil sekali bagi Palestina. Kita mendapat apresiasi bahkan dari pihak Palestina sendiri. Kini saatnya kita membuktikan bahwa lobi Yahudi bisa dikalahkan dengan diplomasi pancasila,” pungkas Siti. (MG-21)

 

 

BERITA REKOMENDASI