Pengelolaan Sampah Diprioritaskan

YOGYA, KRJOGJA.com – Selama beberapa hari ini tim penilai Adipura dari pemerintah pusat mendatangi sejumlah wilayah di Kota Yogya. Pemkot Yogya pun memprioritaskan realisasi pengelolaan sampah yang sudah dilakukan sepanjang tahun 2018

"Kami ajukan pengurangan sampah hingga 27 persen sebagai salah satu faktor penilaian Adipura pada tahun ini. Itu sesuai target pengurangan sampah dalam kebijakan strategis daerah serta realisasi pada 2018,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogya Suyana, Sabtu (2/11).

Diakuinya, mekanisme penilaian Adipura tahun ini berbeda dengan sistem penilaian tahun sebelumnya. Kali ini penilaian didasarkan pada data pendukung yang sudah diserahkan ke pemerintah pusat dari sejumlah kriteria penilaian, yaitu sektor pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, pengendalian pencemaran air dan udara.

Data yang sudah diserahkan tersebut kemudian dilakukan verifikasi langsung ke lapangan oleh tim penilai. Hal ini untuk memastikan data yang diserahkan adalah benar sesuai dengan kondisi sesungguhnya di lapangan. Dengan begitu, sistem penilaian Adipura justru lebih faktual dibanding hanya memeriksa administrasi. ”Upaya pengelolaan sampah untuk mengurangi volumenya sebenarnya banyak terbantu dari pemulung. Tetapi realisasi itu kemungkinan akan sulit diverifikasi oleh tim penilai. Semoga mereka bisa memahami kondisinya,” imbuh Suyana.

Berdasarkan neraca sampah pada 2018, timbunan sampah di Kota Yogya mencapai 370,4 ton per hari. Masing-masing berasal dari permukiman sebanyak 54,79 persen, dan sampah nonpermukiman sebanyak 45,21 persen. Dari timbunan sampah tersebut, sebanyak 98,11 persen sudah dapat ditangani. Sehingga masih ada sekitar 1,89 persen sampah atau tujuh ton sampah per hari yang belum bisa tertangani. 

"Pemulung memiliki peran penting karena mengelola sebanyak 95,1 ton sampah per hari. Sedangkan dari bank sampah di wilayah baru mencapai 6,7 ton per hari, serta sampah yang dibuang ke TPA Piyungan sebanyak 261,278 ton per hari," urainya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI