Pengen Raih Beasiswa Luar Negeri, CV Harus Menjual

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Persaingan memperoleh pekerjaan dan beasiswa semakin ketat, terlebih saat pandemi. Pelamar dituntut memiliki Curriculum Vitae (CV) berkualitas, yakni yang disusun dengan minimal tiga syarat. Secara gamblang, hal ini dijelaskan dalam pelatihan jurnalistik #5 bertajuk ‘3 Syarat CV Menjual’ yang diadakan oleh LDII News Networks (Lines) Kalasan Sleman pada 11 September 2021.

Narasumber yang hadir merupakan awardee/penerima beasiswa MEXT Jepang, Atus Syahbudin SHut MAgr PhD, exchange student of Erasmus+ Mobility Grant Program, Utrecht University Belanda, Abdul Rahman Sidiq SHut dan awardee beasiswa LPDP 2021 Aprilia Dinary Arofah SPd. Ketiganya berkolaborasi secara daring disimak ratusan peserta se-Indonesia, mulai pelajar/mahasiswa, mubaligh, ibu rumah tangga hingga guru dan dosen.

CV yang menjual, menurut Atus setidaknya singkat, lengkap dan berkorelasi kuat dengan sesi wawancara. Biasanya pimpinan perusahaan dan para reviewer tidak memiliki cukup waktu untuk mencermati isi CV secara mendetail. “CV yang ringkas dan lengkap menonjolkan capaian (mile stone) yang penting selama kehidupan, namun tidak bertele-tele,” katanya.

Atus yang juga sebagai Reviewer Beasiswa LPDP juga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu (time management) guna mendapatkan keterampilan kehidupan di luar bangku sekolah, perkuliahan, maupun mengabdi dalam berdakwah. “Menabunglah softskills karena akan sangat berguna dalam kehidupan. Aturlah waktu, uang dan teman agar banyak softskills yang dikuasai,” jelas Atus yang juga selaku Task force Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) UGM.

Sedangkan Sidiq menuturkan bahwa pengalamannya berorganisasi, meneliti dan publikasi sebelumnya telah menguatkannya saat wawancara berbahasa Inggris. Mahasiswa S2 Fakultas Kehutanan UGM inipun kini tinggal di Belanda mulai September 2021 hingga Februari 2022.

“Saya bersyukur telah diberi kesempatan sering berkegiatan dan penelitian saat kuliah, termasuk diajak melakukan publikasi. Saat wawancara, rekam jejak penelitian dan publikasi banyak ditanyakan,” ungkap Sidiq.

Adapun Aprilia membagikan sebagian pengalamannya saat sesi wawancara beasiswa LPDP 2021. Sebagai guru honorer Bahasa Jawa di SMP Negeri 1 Pakem Sleman, Aprilia merasa pengalaman kerja tersebut dan kegiatan jurnalistik kala mahasiswa UNY begitu berharga. CV-nya sangat mendukung untuk menghadapi sesi wawancara.
(Dev)

Para awardee beasiswa membagikan tips menyusun CV yang menjual. Foto: Istimewa

 

 

BERITA REKOMENDASI